Ratusan Warga Deklarasi Damai di DPRD Tangsel: Bersatu Menjaga Kota dari Provokasi Anarkis

oleh -539 Dilihat
Oplus_0

Tangerang Selatan, publicindonesia.com – Suasana berbeda tampak di halaman Gedung DPRD Kota Tangerang Selatan, Jalan Raya Serpong, Banten, Senin (1/9/2025). Ratusan warga dari berbagai elemen masyarakat berkumpul, bukan untuk berunjuk rasa, melainkan menyampaikan pernyataan sikap bersama demi menjaga kedamaian di Kota Tangsel.

Masyarakat yang hadir berasal dari beragam latar belakang, mulai dari organisasi kemasyarakatan (ormas), komunitas ojek online (ojol), hingga tokoh masyarakat. Mereka datang dengan satu tekad yang sama: menjaga keamanan, ketenteraman, dan persatuan Tangsel di tengah maraknya aksi unjuk rasa anarkis yang terjadi di sejumlah daerah.

“Kita datang ke sini untuk menyampaikan tekad bahwa kita, masyarakat Tangerang Selatan, menginginkan kedamaian, ketenteraman, dan jangan sampai terprovokasi atas tindakan anarkis,” ujar Ustad Firdaus Haqqi saat membacakan pernyataan sikap di hadapan pimpinan dewan.

Ia menegaskan, komunitas ojol dan masyarakat luas di Tangsel tidak ingin terjebak dalam stigma negatif akibat ulah segelintir pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Kami tidak mau dibenci oleh masyarakat, kami juga tidak mau dibenci oleh kepolisian. Apabila melihat ojol melakukan anarkis, kita tangkap dan cek apakah dia benar punya akun, karena kebanyakan ternyata tidak punya,” tambahnya.

Pernyataan sikap tersebut disambut positif oleh pimpinan DPRD Tangsel. Anggota DPRD, Julham Firdaus, yang hadir langsung dalam forum itu memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif warga. Menurutnya, langkah ini mencerminkan kedewasaan masyarakat dalam menjaga kota bersama-sama.

“Dengan momen ini, bismillah, para wakil rakyat, pelayan masyarakat di Tangerang Selatan terus bekerja dan melayani masyarakat. Ini menjadi cambuk buat kita semua untuk lebih mendengar lagi, lebih peka, dan lebih empati terhadap apa yang dirasakan warga,” ungkap Julham.

Julham juga menegaskan bahwa DPRD Tangsel selalu terbuka menerima aspirasi masyarakat dengan cara yang santun dan konstruktif. Ia berharap sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan aparat keamanan dapat terus ditingkatkan, sehingga Tangsel tetap menjadi kota yang aman, damai, dan kondusif.

Deklarasi damai ini menegaskan bahwa masyarakat Tangsel menolak segala bentuk provokasi dan tindakan anarkis yang dapat merusak persatuan. Di tengah dinamika nasional yang sedang memanas, langkah warga Tangsel ini menjadi contoh nyata bahwa menjaga ketenteraman adalah tanggung jawab bersama.


(*/Rif)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.