Mobil Penarik Sampah Tidak Operasional, Aktivitas Warga dan Bisnis di Ciputat Terganggu

oleh -449 Dilihat

publicindonesia.con | Ciputat, | Senin, 15 Desember 2025 — Kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang yang telah melebihi kapasitas kembali berdampak serius terhadap kehidupan warga. Penumpukan sampah kini terlihat hingga ke sejumlah ruas jalan dan area permukiman Akibat dari tidak beroperasinya Mobil Amrol, termasuk di sekitar Pasar Jombang Ciputat, Kota Tangerang Selatan.

Gunungan sampah yang tidak terangkut menimbulkan bau menyengat dan mencemari lingkungan sekitar. Aktivitas warga dan pelaku usaha di Pasar Jombang pun ikut terganggu. Pedagang mengeluhkan turunnya jumlah pembeli akibat kondisi lingkungan yang tidak nyaman, sementara warga sekitar harus beraktivitas di tengah bau tak sedap yang menyelimuti kawasan tersebut.

“Sampah sudah beberapa hari menumpuk, baunya sangat mengganggu. Pembeli jadi enggan datang,” ujar salah satu pedagang Pasar Jombang, Senin (15/12/2025).

Selain berdampak pada aktivitas ekonomi, kondisi ini juga dikhawatirkan memicu masalah kesehatan dan pencemaran lingkungan, terutama saat musim hujan. Warga menilai persoalan ini bukan lagi bersifat sementara, melainkan akibat buruknya tata kelola sampah yang belum menemukan solusi jangka panjang.

Masyarakat mendesak Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk segera mengambil langkah konkret dan berkelanjutan dalam menangani krisis sampah, termasuk pembenahan sistem pengelolaan, pengurangan sampah dari sumber, serta percepatan solusi alternatif selain TPA Cipeucang yang kini dinilai sudah tidak layak menampung volume sampah kota.

Hingga berita ini diturunkan, penanganan sampah di sekitar Pasar Ciputat masih dilakukan secara terbatas, sementara warga berharap ada tindakan cepat agar aktivitas sosial dan ekonomi dapat kembali berjalan normal.

(*/Rif)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.