publicindonesia.com | Tangerang Selatan, 17 November 2025 — Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Afifah Choiri Fauzi, melayat ke rumah duka almarhum Muhammad Hisyam pada Senin sore, 17 November 2025. Kunjungan dilakukan di kediaman keluarga yang beralamat di Kampung Maruga, Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan.
Hisyam diketahui meninggal dunia pada Minggu (16/11), setelah sempat menjalani perawatan intensif di RS Fatmawati, Jakarta Selatan. Remaja tersebut sebelumnya menjadi korban perundungan oleh rekan sekolahnya di SMPN 19 Tangerang Selatan pada 20 Oktober 2025.
Dalam kunjungannya, Menteri PPPA hadir bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan, Deden Deni, serta sejumlah staf kementerian dan perangkat daerah. Rombongan diterima langsung oleh orang tua dan keluarga almarhum.
“Kami datang untuk bertakziah dan menyampaikan duka mendalam atas wafatnya ananda Muhammad Hisyam,” ujar Menteri Afifah dalam kesempatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pihaknya sejak awal telah melakukan pendampingan terhadap keluarga korban sejak kejadian perundungan itu terjadi.
Menteri Afifah turut berdialog dengan keluarga almarhum dan menyampaikan komitmen pemerintah dalam memperkuat upaya perlindungan anak, khususnya di lingkungan sekolah.
“Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Tidak boleh ada lagi korban seperti Hisyam, di mana pun dan kapan pun,” tegasnya. “Upaya pencegahan bullying harus melibatkan kerja sama keluarga, masyarakat, pihak sekolah, dan dunia pendidikan secara menyeluruh.”
Kunjungan ini menjadi bentuk kehadiran negara dalam memberikan dukungan moral kepada keluarga serta menguatkan komitmen bersama untuk memberantas praktik perundungan yang masih terjadi di sejumlah lingkungan pendidikan.
Peristiwa yang menimpa Muhammad Hisyam menjadi pengingat kuat mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan bebas dari kekerasan untuk seluruh anak Indonesia.
(*/Rif)








