Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie Ajak ASN Jadi Pelopor Budaya Bersih dan Ramah Lingkungan

oleh -563 Dilihat

publicindonesia.com | TANGERANG SELATAN – Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk menjadi pelopor perubahan dalam membangun budaya bersih dan ramah lingkungan, dimulai dari rumah dan lingkungan masing-masing.

Ajakan tersebut disampaikan Benyamin saat memimpin Apel Hari Kesadaran Nasional yang digelar di lingkungan Pusat Pemerintahan (Puspenpot) Kota Tangerang Selatan, Senin (19/1/2026).

Dalam amanatnya, Benyamin menegaskan bahwa seluruh ASN Tangsel saat ini sedang dibina untuk mengambil peran aktif dalam penanganan sampah, khususnya sampah organik rumah tangga.

“Belakangan ini kita semua dibina untuk di rumah masing-masing, seluruh ASN tanpa terkecuali, agar membuat lubang biopori. Diameternya bisa 10 sentimeter, 15 sentimeter, bahkan 20 sentimeter, tergantung ketersediaan lahan di rumah masing-masing,” ujar Benyamin.

Menurutnya, lubang biopori tersebut berfungsi untuk mengolah sisa sampah organik dari dapur sekaligus membantu meningkatkan daya resap air ke dalam tanah.

Selain itu, Benyamin juga menekankan pentingnya pengurangan sampah plastik dalam aktivitas sehari-hari, terutama di lingkungan pemerintahan.

“Secara keseluruhan kita harus mengurangi sampah, khususnya plastik. Oleh karena itu, saya minta bagaimana himbauan ini dapat ditindaklanjuti oleh Bapak Wakil Wali Kota dan seluruh jajaran,” tegasnya.

Ia mencontohkan langkah sederhana yang dapat dilakukan, seperti tidak lagi menggunakan botol minuman plastik sekali pakai serta menghindari penyajian makanan atau kue dalam kemasan plastik dan aluminium foil.

“Mari kita mulai, misalnya tidak menggunakan botol minuman plastik. Kemudian menyajikan makanan atau kue tidak lagi menggunakan aluminium foil atau bahan sejenis yang sulit terurai dan dicerna oleh tanah,” tambahnya.

Benyamin berharap, kebiasaan ramah lingkungan yang dimulai dari ASN dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas, sehingga upaya pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan di Kota Tangerang Selatan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

(*/Rif)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.