Pemkot Tangsel Ambil Langkah Cepat Tangani Tumpukan Sampah di Sejumlah Titik

oleh -343 Dilihat
Oplus_0

publicindonesia.com | TANGSEL – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus bergerak cepat dan terukur dalam menangani persoalan tumpukan sampah yang muncul di sejumlah titik wilayah kota. Dua lokasi yang menjadi perhatian utama saat ini berada di bawah flyover Ciputat dan area sekitar Puskesmas Serpong.

 

Sebagai langkah penanganan awal, Pemkot Tangsel menutup tumpukan sampah menggunakan terpal serta melakukan penyemprotan secara rutin. Upaya ini dilakukan untuk menekan bau tidak sedap sekaligus menjaga kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi.

 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel, Bani Khosyatullah, menjelaskan bahwa langkah tersebut bersifat sementara sambil memastikan proses pengangkutan dan pengelolaan sampah berjalan optimal.

 

“Penutupan dengan terpal dan penyemprotan ini kami lakukan agar dampak bau dapat ditekan, khususnya bagi warga di sekitar lokasi. Ini merupakan bagian dari penanganan cepat agar situasi tetap terkendali dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar Bani, Minggu (14/12/2025).

 

Ia menambahkan, penyemprotan dilakukan menggunakan cairan ramah lingkungan yang berfungsi menekan aroma tidak sedap sekaligus menjaga kebersihan area tumpukan sampah. Selain itu, petugas lapangan juga terus disiagakan untuk memantau kondisi secara berkala.

 

“Kami memahami kekhawatiran masyarakat. Oleh karena itu, langkah-langkah teknis di lapangan terus kami perkuat, baik dari sisi pengangkutan, pengendalian bau, hingga penataan lokasi agar lebih tertib dan aman,” jelasnya.

 

Tak hanya fokus pada penanganan di titik-titik sementara, Pemkot Tangsel juga terus melakukan pembenahan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang. Sejumlah upaya strategis tengah berjalan, di antaranya penataan Landfill 3 dengan metode terasering di sepanjang anak Kali Cirompang untuk mencegah potensi longsor, serta pembangunan beronjong sebagai penguat struktur.

 

Selain itu, Pemkot juga membuka akses jalan menuju Landfill 4, serta melakukan pembebasan lahan yang akan dimanfaatkan sebagai Material Recovery Facility (MRF) guna meningkatkan pengelolaan dan pemilahan sampah secara berkelanjutan.

 

“Kami mohon dukungan masyarakat. Dengan kolaborasi bersama, persoalan sampah ini bisa kita atasi secara bertahap dan berkelanjutan,” pungkas Bani.

 

Pemkot Tangsel berharap berbagai langkah yang dilakukan dapat menjaga kondisi lingkungan tetap aman, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga, sembari menata sistem pengelolaan sampah yang lebih baik ke depan.

(*/Rif)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.