Antara Kepedulian dan Kebiasaan: Evaluasi Penanganan Sampah di Pondok Aren

oleh -770 Dilihat

publicindonesia.com | PONDOK AREN — Persoalan sampah masih menjadi pekerjaan rumah serius di Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan. Meski upaya penanganan terus dilakukan, kebiasaan membuang sampah sembarangan masih kerap ditemukan di sejumlah titik, mengancam keasrian dan kesehatan lingkungan.

Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Internal Kecamatan Pondok Aren yang digelar pada pagi hari, dipimpin langsung oleh Camat Pondok Aren H. Hendra SH, M.Si dan dihadiri seluruh lurah se-Kecamatan Pondok Aren. Dalam rapat koordinasi tersebut, camat memberikan instruksi tegas agar para lurah segera memetakan titik-titik rawan tumpukan sampah liar di wilayah masing-masing serta memastikan pelayanan pengangkutan sampah berjalan optimal dan tepat waktu.

“Pondok Aren adalah rumah kita bersama. Tempat kita tinggal, berusaha, dan membesarkan masa depan. Menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama,” tegas H Hendra dalam arahannya.

Sebagai tindak lanjut, Kecamatan Pondok Aren juga menggelar forum evaluasi penanganan sampah yang melibatkan warga, pedagang, serta pelaku UMKM yang tergabung dalam Dekranasda. Dalam forum tersebut, seluruh pihak diajak untuk jujur melihat realitas di lapangan.

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa titik-titik sampah liar masih ditemukan di sejumlah lokasi, terutama di kawasan padat aktivitas ekonomi. Perilaku membuang sampah sembarangan dinilai tidak hanya merusak estetika wilayah, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan.

Pertemuan ini ditegaskan bukan sekadar diskusi formal, melainkan teguran keras sekaligus ajakan perubahan bagi seluruh elemen masyarakat. Pemerintah kecamatan berharap adanya peningkatan kesadaran kolektif, mulai dari disiplin membuang sampah pada tempatnya hingga mendukung sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Ke depan, Kecamatan Pondok Aren berkomitmen memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha agar persoalan sampah tidak lagi menjadi kebiasaan buruk, melainkan momentum untuk membangun lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi semua.

(*/Rif)

No More Posts Available.

No more pages to load.