Angkutan Sampah Gunakan Plat A, Darurat Sampah Tangerang Selatan Resmi Dicabut

oleh -552 Dilihat

publicindonesia.com | Tangerang Selatan – Upaya penanganan darurat sampah di Kota Tangerang Selatan mulai menunjukkan hasil. Angkutan sampah kini terlihat menggunakan kendaraan berpelat A (Banten) di sejumlah titik, seperti Pasar Cimanggis dan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Kelurahan Sawah, Ciputat, pada Kamis (29/01/2026).

Perubahan pola pengangkutan ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam mengatasi persoalan sampah yang sempat menumpuk dan berserakan di jalan raya maupun lingkungan permukiman warga selama beberapa bulan terakhir.

Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan, Maria Theresia Suardja, BSC, dalam keterangannya kepada awak media saat menghadiri Musrenbang Kelurahan Jombang, membenarkan penggunaan kendaraan berpelat A tersebut. Ia menyampaikan bahwa kebijakan ini telah disepakati bersama oleh seluruh unsur terkait.

“Ini sudah menjadi kesepakatan bersama. Semoga dengan langkah ini, darurat sampah di Tangerang Selatan benar-benar dapat teratasi dan kota kita bisa kembali bersih,” ujarnya.

Seiring dengan membaiknya sistem pengangkutan sampah, Wali Kota Tangerang Selatan secara resmi mencabut status Darurat Sampah yang sebelumnya diberlakukan akibat kompleksnya permasalahan pengelolaan sampah di wilayah tersebut.

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, H. Pilar Saga Ihsan. Ia menjelaskan bahwa pengiriman sampah ke Serang kini menggunakan armada berpelat A, sementara kendaraan Amrol milik Pemkot Tangsel dengan bak berwarna hijau difokuskan untuk mengangkut sampah dari lingkungan masyarakat.

“Untuk pengiriman sampah ke Serang menggunakan kendaraan berpelat A. Sedangkan armada Amrol Tangsel yang bak hijau khusus untuk menarik dan mengangkut sampah dari lingkungan warga,” jelas Pilar Saga.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan berharap, dengan optimalisasi armada angkutan sampah dan sinergi lintas daerah, permasalahan sampah dapat ditangani secara berkelanjutan serta menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

(*/Rif)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.