Partai NasDem Nonaktifkan Dua Anggota DPR, Surya Paloh Tegaskan Komitmen pada Aspirasi Rakyat

oleh -461 Dilihat

Jakarta, publicindonesia.com | 31 Agustus 2025 — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem resmi mengeluarkan siaran pers yang menegaskan sikap organisasi dalam merespons dinamika masyarakat dan sejumlah peristiwa yang belakangan terjadi di Tanah Air. Ketua Umum Partai NasDem, H. Surya Paloh, menekankan bahwa aspirasi masyarakat tetap menjadi landasan utama perjuangan partai, sekaligus mengumumkan langkah tegas berupa penonaktifan dua anggota DPR RI dari Fraksi NasDem, yakni Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach.

Dalam keterangan resminya, Surya Paloh menyatakan bahwa NasDem lahir dan berjuang sebagai kristalisasi dari semangat kerakyatan, yang berpijak pada tujuan nasional bangsa Indonesia sebagaimana termaktub dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Oleh sebab itu, segala bentuk penyimpangan dari garis perjuangan partai dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap komitmen moral dan politik yang telah dibangun.

“Sesungguhnya aspirasi masyarakat harus tetap menjadi acuan utama dalam perjuangan Partai NasDem. Perjalanan politik kita adalah bagian dari ikhtiar untuk menjaga cita-cita nasional yang luhur sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi,” tegas Surya Paloh dalam siaran pers tersebut.

Lebih lanjut, Surya Paloh juga menyampaikan duka mendalam atas wafatnya sejumlah warga negara Indonesia yang terlibat dalam perjuangan menyampaikan aspirasi di tengah meningkatnya tensi sosial-politik. Menurutnya, kejadian itu menjadi pengingat bahwa demokrasi harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, baik oleh rakyat maupun para pemimpin politik.

Namun, DPP Partai NasDem menyoroti adanya pernyataan dari beberapa wakil rakyat, khususnya anggota DPR RI Fraksi NasDem, yang dianggap telah melukai hati rakyat dan tidak sejalan dengan semangat perjuangan partai. Tanpa menyebutkan detail pernyataan yang dimaksud, Surya Paloh memastikan bahwa langkah tegas harus diambil demi menjaga marwah partai.

“Atas pertimbangan tersebut, dengan ini DPP Partai NasDem menyatakan terhitung sejak hari Senin, 1 September 2025, menonaktifkan Saudara Ahmad Sahroni dan Saudari Nafa Urbach sebagai Anggota DPR-RI dari Fraksi Partai NasDem,” bunyi poin kelima dalam siaran pers tersebut.

Keputusan ini sekaligus menunjukkan sikap Partai NasDem dalam menjaga konsistensi organisasi, agar perjuangan politik tidak terjebak pada kepentingan pribadi maupun pernyataan yang berpotensi memecah belah kepercayaan publik.

Pengumuman ini sontak menjadi perhatian publik mengingat Ahmad Sahroni merupakan salah satu figur politik yang dikenal luas sebagai “Crazy Rich Tanjung Priok”, sementara Nafa Urbach, selain dikenal sebagai publik figur, juga masih relatif baru dalam kancah politik nasional.

Dengan langkah ini, DPP Partai NasDem berharap agar seluruh kader, simpatisan, dan masyarakat luas memahami bahwa partai tetap menempatkan kepentingan rakyat di atas segalanya. Surya Paloh menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukan sekadar tindakan disipliner, melainkan komitmen moral dalam menjaga kemurnian perjuangan partai.

Siaran pers ini ditutup dengan pernyataan bahwa langkah penonaktifan dua anggota dewan tersebut merupakan keputusan strategis sekaligus peringatan bagi seluruh kader agar senantiasa sejalan dengan visi, misi, dan garis perjuangan partai.

“Demikian siaran pers ini diperbuat untuk dipermaklumkan kepada masyarakat khususnya para Anggota Partai NasDem.”

(*/Rif)

(*/Rif)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.