10 Unit Mobil Pemadam Dikerahkan, Gudang Kayu Ludes

oleh -111 Dilihat

publicindonesia com | Tangerang Selatan – Kebakaran hebat melanda gudang penyimpanan kayu di Jalan Cabe 4 RT 02/03, Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Kota Tangerang Selatan, pada Kamis malam (28/5/2026) sekitar pukul 19.45 WIB. Api dengan cepat membesar lantaran material yang terbakar didominasi kayu dan bahan mudah terbakar lainnya.

Petugas pemadam kebakaran bersama unsur terkait berjibaku melakukan pemadaman selama beberapa jam hingga dini hari. Berdasarkan informasi sementara, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Gudang Kayu Terbakar, Dugaan Awal Berasal dari korsleting listrik

Komandan Regu Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan, Davis Febrian, menjelaskan bahwa objek yang terbakar merupakan gudang penyimpanan kayu, bukan area workshop atau tempat produksi.

“Yang terbakar adalah gudang kayu, jadi ini bukan workshop, hanya gudang penyimpanan saja,” ujar Davis Febrian di lokasi kejadian.

Menurut keterangan sementara dari pemilik gudang, kebakaran diduga bermula dari korsleting di tengah area penyimpanan yang tidak sempat dipadamkan secara sempurna hingga akhirnya api membesar dan menyebar ke tumpukan kayu.

“Sementara berdasarkan pengakuan pemilik, terjadi korsleting listrik yang kemudian merembet dan tidak sempat dipadamkan sehingga menjadi besar dan menyebabkan gudang terkena dampak kebakaran,” jelasnya.

Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Damkar Tangsel Kerahkan 10 Unit Mobil Pemadam

Untuk mengendalikan kobaran api, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan mengerahkan 10 unit mobil pemadam atau 10 pancar dengan dukungan sekitar 40 personel.

“Kami dari Damkar Tangsel mengerahkan sekitar 10 unit mobil pemadam kebakaran dengan kekuatan kurang lebih 40 personel,” kata Davis.

Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena material kayu yang terbakar mudah memicu penyalaan kembali meskipun api utama telah berhasil dipadamkan.

“Kami harus menggelontorkan air sebanyak mungkin untuk memadamkan tumpukan kayu. Karena material kayu jika dibiarkan dapat kembali menyala,” tambahnya.

Hingga memasuki dini hari, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa.

Kerugian Ditaksir Capai Rp500 Juta

Berdasarkan pengakuan awal pemilik gudang, kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta. Namun angka tersebut masih berupa estimasi sementara.

“Kerugian menurut pengakuan pemilik berada di kisaran Rp500 juta, namun ini masih taksiran awal,” terang Davis.

Petugas juga memastikan ketersediaan pasokan air selama operasi pemadaman tidak menjadi kendala berarti. Tantangan utama justru berasal dari karakter material kayu yang mudah terbakar dan memicu api muncul kembali.

Lurah Pondok Cabe Ilir Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Sementara itu, Lurah Pondok Cabe Ilir, Prihadiyanto, S.E., M.A., mengapresiasi respons cepat seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan kebakaran.

“Saya berterima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh instansi terkait, rekan media, dan para relawan pemadam kebakaran yang telah membantu penanganan kebakaran ini,” ujarnya.

Prihadiyanto juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya dari instalasi listrik dan penggunaan kompor.

“Jika ada alat elektronik yang tidak digunakan agar dicabut dari stop kontak, dan kompor dipastikan benar-benar sudah mati. Mari kita sama-sama menjaga lingkungan agar terhindar dari kebakaran,” imbaunya.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar selalu memperhatikan aspek keselamatan dan pencegahan kebakaran, terutama di area penyimpanan material mudah terbakar.

(“/Rif)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.