Dindikbud dan BAZNAS Tangsel Gelar Qurban Bersama dan Santunan 100 Anak Yatim, Tebar Berkah untuk Pendidikan

oleh -91 Dilihat

publicindonesia.com | TANGERANG SELATAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang Selatan bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang Selatan menggelar kegiatan qurban bersama dan santunan bagi 100 anak yatim bertajuk “Berkurban untuk Berbagi, Berkah untuk Semua”. Kegiatan penuh kepedulian sosial tersebut berlangsung di lapangan upacara SMPN 23 Kota Tangerang Selatan, Jumat (28/5/2026).

Acara berlangsung hangat dan sarat nilai kebersamaan dengan dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan H. Deden Deni, Ketua Panitia H. Satiyan, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Tangerang Selatan H. Tarjuni, serta Kabid I BAZNAS Kota Tangerang Selatan H. Supriadi, beserta jajaran.

Kegiatan ini menjadi bagian dari semangat Iduladha 1447 Hijriah yang tidak hanya berfokus pada ibadah qurban, namun juga memperkuat solidaritas sosial dan perhatian terhadap dunia pendidikan serta masyarakat yang membutuhkan.

Deden Deni: Kepedulian Lebih Penting dari Nilai Bantuan

Dalam sambutannya, Kepala Dindikbud Kota Tangerang Selatan H. Deden Deni menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kota Tangerang Selatan atas kolaborasi yang terjalin dalam program sosial tersebut.

Menurutnya, makna utama kegiatan qurban dan santunan bukan terletak pada besar kecilnya nilai bantuan yang diberikan, melainkan pada rasa kepedulian dan perhatian bersama kepada masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan.

“Jangan dilihat nilainya, tetapi lihatlah kepedulian dan perhatian kita bersama. Selama ini banyak hal yang terus kita lakukan untuk peningkatan kualitas pendidikan di Kota Tangerang Selatan,” ujar Deden Deni.

Ia menjelaskan bahwa sektor pendidikan di Kota Tangerang Selatan masih menghadapi berbagai tantangan yang membutuhkan dukungan bersama.

Saat ini, terdapat 157 SD Negeri dan 24 SMP Negeri yang memiliki beragam kebutuhan, mulai dari sarana pendidikan, pembiayaan, hingga kebutuhan peserta didik yang belum sepenuhnya dapat dipenuhi pemerintah.

“Kita memiliki 157 SD Negeri dan 24 SMP Negeri dengan berbagai persoalan yang harus dihadapi bersama. Karena itu, semangat saling berbagi dan gotong royong harus terus dijaga,” tambahnya.

BAZNAS Tangsel Dorong Edukasi Berbagi Sejak Dini

Sementara itu, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Tangerang Selatan H. Tarjuni mengapresiasi sinergi yang terbangun bersama Dindikbud Tangsel melalui program sedekah daging qurban.

Menurutnya, kegiatan ini memiliki nilai edukatif yang penting karena mengajarkan anak-anak untuk memahami arti berbagi dan menumbuhkan kepedulian sosial sejak usia dini.

“Yang paling menarik dari kegiatan ini adalah bagaimana kita mengajarkan anak-anak untuk belajar berbagi. Mudah-mudahan semangat sedekah daging ini bisa memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” katanya.

H. Tarjuni juga mengungkapkan harapan agar kerja sama antara BAZNAS dan Dindikbud Kota Tangerang Selatan terus berkembang melalui berbagai program sosial dan pendidikan.

Salah satu program yang tengah disiapkan ialah Program Sahabat Donasi, yang direncanakan menyasar sekolah-sekolah tingkat SD dan SMP di Kota Tangerang Selatan.

Program tersebut diharapkan mampu membantu berbagai kebutuhan siswa yang belum terakomodasi secara maksimal, seperti bantuan seragam, perlengkapan sekolah, hingga kebutuhan pendidikan lainnya.

“Kami ingin memastikan tidak ada anak-anak di Tangerang Selatan yang mengalami kesulitan pendidikan. Dengan kolaborasi ini, data anak-anak yang membutuhkan dapat lebih mudah teridentifikasi sehingga bantuan bisa tepat sasaran,” jelasnya.

Program Sahabat Donasi Diharapkan Segera Hadir di Sekolah
Senada dengan itu, Kabid I BAZNAS Kota Tangerang Selatan H. Supriadi berharap Program Sahabat Donasi dapat segera direalisasikan di sekolah-sekolah sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap pendidikan.

Program tersebut diyakini menjadi langkah nyata dalam memperkuat akses pendidikan bagi siswa yang membutuhkan serta membangun budaya gotong royong di lingkungan sekolah.

Di akhir kegiatan, Ketua Panitia H. Satiyan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara qurban dan santunan tersebut.

Ia secara khusus mengapresiasi kontribusi BAZNAS Kota Tangerang Selatan yang telah memberikan santunan kepada anak-anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan.

“Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan terus mempererat kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah masyarakat,” pungkas H. Satiyan.

Qurban dan Santunan Jadi Wujud Kepedulian Pendidikan Tangsel
Melalui kegiatan qurban bersama dan santunan 100 anak yatim, Dindikbud dan BAZNAS Kota Tangerang Selatan menunjukkan bahwa semangat Iduladha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah ritual, tetapi juga sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial dan mendukung kemajuan pendidikan di Kota Tangerang Selatan.

(*/Red)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.