Zulfa Sungki Soroti Penataan Pasar Ciputat Saat Sidak Komisi II DPRD Tangsel

oleh -305 Dilihat

publicundonesia.com | Tangerang Selatan – Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan dari Komisi II, Hj. Zulfa Sungki Setiawati, S.E, menyoroti kondisi Pasar Ciputat yang dinilai semakin semrawut akibat keberadaan lapak pedagang yang tidak tertata dengan baik. Hal tersebut disampaikan saat kegiatan inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Komisi II DPRD Tangsel pada Kamis, 12 Maret 2026 di kawasan Pasar Ciputat.

Dalam sidak tersebut, Zulfa Sungki melihat langsung kondisi di lapangan, terutama di sepanjang Jalan Haji Usman yang saat ini dipenuhi oleh lapak pedagang. Menurutnya, kondisi tersebut sudah tidak lagi relevan dan perlu segera dilakukan penataan oleh pemerintah daerah.

“Keberadaan lapak-lapak pedagang yang memenuhi Jalan Haji Usman membuat kondisi pasar menjadi tidak tertata dan mengganggu akses jalan. Ini harus segera dibenahi agar Pasar Ciputat lebih tertib dan nyaman,” ujar Zulfa Sungki di sela-sela sidak.

Ia juga meminta perhatian serius dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, khususnya kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangerang Selatan, untuk segera melakukan langkah konkret dalam menata para pedagang yang saat ini dinilai carut-marut.

Menurut Zulfa, Pasar Ciputat sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat seharusnya memiliki sistem penataan yang baik, sehingga tidak menimbulkan kemacetan maupun ketidakteraturan di kawasan tersebut.

Selain itu, Zulfa Sungki juga menyoroti pengelolaan Plaza Ciputat yang hingga saat ini masih berada di bawah pihak swasta, yaitu PT Betania. Ia menilai perlu adanya komunikasi dan koordinasi yang lebih intens antara pemerintah daerah dengan pihak pengelola.

“Kami meminta agar pihak PT Betania bisa duduk bersama dengan Wali Kota, Wakil Wali Kota, serta DPRD khususnya Komisi II untuk membahas solusi terbaik terkait pengelolaan dan penataan kawasan Pasar Ciputat,” tegasnya.

Ia juga berpendapat bahwa secara keseluruhan Pasar Ciputat saat ini telah berada dalam pengelolaan Pemerintah Kota Tangerang Selatan, sehingga diperlukan keselarasan kebijakan agar kawasan tersebut dapat ditata lebih baik dan memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun masyarakat.

Melalui sidak tersebut, Komisi II DPRD Tangsel berharap pemerintah kota dapat segera mengambil langkah konkret untuk melakukan pembenahan Pasar Ciputat, sehingga kawasan tersebut dapat menjadi pasar yang lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi semua pihak.

(*/Rif)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.