publicindonesia.com | TANGERANG SELATAN – Polemik pemasangan gate parkir berbayar di kawasan pertokoan Pamulang Permai 1 kembali memicu kekecewaan warga. Meski sebelumnya telah dilakukan mediasi dan diputuskan pembatalan kebijakan tersebut, pemasangan gate parkir masih terus berlangsung di sejumlah titik, Senin malam (2/2/2026).
Warga dan pemilik ruko yang tergabung dalam paguyuban menilai hasil keputusan mediasi belum disosialisasikan secara menyeluruh oleh Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan sebagai pihak pengambil keputusan.
Keputusan Mediasi Dinilai Tidak Dijalankan
Sebelumnya, aksi demonstrasi warga Pamulang Permai dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan parkir berbayar yang dinilai memberatkan pelaku usaha dan masyarakat sekitar. Dalam forum mediasi, disepakati bahwa rencana penerapan gate parkir berbayar di area pertokoan Pamulang Permai 1 dibatalkan.
Namun, di lapangan, warga masih mendapati aktivitas pembangunan dan pemasangan gate parkir tetap berjalan.
Ketua Paguyuban Warga dan Pemilik Ruko Pamulang Permai, Gus Amos, menyampaikan kekecewaannya atas kondisi tersebut.
“Komunikasinya sangat minim. Seharusnya keputusan bersama soal pembatalan gate parkir berbayar sudah sampai ke semua unsur yang terlibat. Nyatanya, pembangunan masih terus dilakukan,” ujar Gus Amos.
Warga Soroti Pendampingan Oknum Aparat
Tak hanya itu, warga juga menyoroti adanya pekerja yang disebut-sebut didampingi oknum aparat saat proses pemasangan berlangsung. Hal tersebut menambah keresahan dan kekecewaan masyarakat.
Menurut warga, jika memang keputusan sudah jelas dibatalkan, maka seharusnya tidak ada lagi aktivitas pemasangan di lapangan. Mereka berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah tegas agar situasi tidak semakin memanas.
Harapan Warga untuk Dishub Tangsel
Warga Pamulang Permai 1 mendesak agar Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Perhubungan segera:
Mensosialisasikan secara resmi hasil keputusan mediasi
Menghentikan seluruh aktivitas pemasangan gate parkir berbayar
Memberikan klarifikasi terbuka kepada warga dan pemilik ruko
Masyarakat berharap polemik ini dapat diselesaikan secara transparan dan sesuai kesepakatan bersama, demi menjaga kondusivitas lingkungan usaha di kawasan Pamulang Permai.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait belum memberikan keterangan resmi terkait masih berjalannya pemasangan gate parkir di lokasi tersebut.
(*/Rif)






