Warga Evakuasi Ular Saat Genangan Air Pasca Hujan

oleh -538 Dilihat

publicindonesia.com | TANGERANG SELATAN – Intensitas hujan yang tinggi sejak Kamis pagi (22/1/2026) menyebabkan genangan air di sejumlah titik wilayah Kota Tangerang Selatan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan langsung melakukan monitoring dan menyiagakan personel di lokasi terdampak.

Berdasarkan laporan sementara BPBD Tangsel Melalui Danton Dian Wiryawan per pukul 10.50 WIB, sedikitnya lima titik genangan tercatat di wilayah Pamulang Timur dan Pamulang Barat dengan ketinggian muka air (TMA) bervariasi antara 5 hingga 25 sentimeter.

Lokasi pertama berada di RW 04 Perumahan BPI Pamulang Timur, dengan TMA sekitar 5 cm. Genangan ini berdampak pada kurang lebih 80 Kepala Keluarga (KK) akibat luapan kali yang dipicu hujan berintensitas tinggi.

Genangan juga terjadi di Jl. Kemuning 3 RW 06 Pamulang Barat, dengan TMA 5–10 cm yang mengganggu akses jalan warga. Penyebab utama genangan di lokasi ini adalah hujan yang berlangsung cukup lama serta kondisi saluran drainase yang kurang optimal.

Sementara itu, genangan terparah tercatat di Perumahan Lembah Pinus RT 01 dan 02 RW 24, Kelurahan Pamulang Barat, dengan ketinggian air mencapai 25 cm dan berdampak pada sekitar 100 KK. Kondisi serupa juga terjadi di Jl. Akasia Raya dan Jl. Flamboyan RW 17 Perumahan Reni Jaya, dengan 40 KK terdampak.

Selain genangan air, warga juga menemukan seekor ular sanca kembang berukuran sekitar 2,5 meter saat genangan melanda permukiman. Menyikapi hal tersebut, warga melakukan respon cepat dengan mengevakuasi ular guna menjaga keselamatan warga sekitar dan mencegah potensi bahaya, terutama bagi anak-anak.

Genangan air setinggi 5–25 cm turut melanda Jl. Kunir No. 4 dan No. 5 RW 05 Kelurahan Pondok Cabe Udik, yang disebabkan oleh penyumbatan drainase di permukiman warga dan berdampak pada 11 KK.

BPBD Kota Tangerang Selatan memastikan bahwa kondisi genangan hingga saat ini masih berlangsung, namun situasi terus dipantau secara intensif. Personel BPBD disiagakan untuk mengantisipasi potensi peningkatan debit air serta memberikan respons cepat apabila dibutuhkan penanganan lanjutan.

BPBD Tangsel mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan lanjutan maupun kemunculan satwa liar akibat habitat yang terganggu, serta menjaga kebersihan saluran air di lingkungan masing-masing.

#SalamTangguh

#SalamKemanusiaan

(*/Rif)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.