Wakil Wali Kota dan DPRD Tangsel Tinjau Lokasi Ledakan Cimanggis, Pedagang Minta Mediasi Ganti Rugi

oleh -29 Dilihat
oplus_1058

publicindonesia.com | Tangerang Selatan – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan bersama Wakil Ketua DPRD Tangsel Maria Teresa Suardja dan jajaran Komisi IV DPRD meninjau langsung lokasi ledakan di kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Senin (19/10/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi bangunan yang terdampak ledakan sekaligus menyerap aspirasi para pedagang dan pemilik toko yang mengalami kerugian akibat peristiwa pada Rabu (14/10/2026) lalu.

Dalam pertemuan itu, para pedagang menyampaikan keluhan mengenai kerusakan tempat usaha dan berharap pemerintah daerah dapat memfasilitasi mediasi dengan pihak-pihak terkait guna mencari solusi atas kerugian yang mereka alami.

Pilar Saga Ichsan: Bangunan Terdampak Berpotensi Dibongkar

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, pemerintah daerah bersama Dinas Cipta Karya akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap bangunan di sekitar lokasi ledakan.

Berdasarkan pengamatan awal secara kasatmata, terdapat sekitar delapan bangunan yang terdampak langsung. Namun, pemeriksaan akan diperluas ke bangunan lain dalam radius tertentu untuk memastikan kondisi struktur dan tingkat keamanannya.

Pilar mengungkapkan, sejumlah bagian bangunan terlihat mengalami kerusakan struktural, seperti buckling atau perubahan bentuk akibat tekanan, serta cracking atau retakan pada kolom, balok induk, dan pelat lantai.

“Kalau saya lihat secara kasatmata, memang terjadi buckling dan cracking pada struktur kolom, balok induk, dan pelat lantainya,” ujar Pilar saat meninjau lokasi.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu segera ditangani karena berpotensi membahayakan masyarakat. Bangunan yang mengalami kerusakan berat dikhawatirkan mengalami keruntuhan susulan apabila dibiarkan atau kembali digunakan.

Karena itu, Pilar berharap bangunan-bangunan yang terdampak dan dinyatakan tidak aman dapat segera dibongkar setelah melalui penilaian teknis oleh tim penilik bangunan dari Dinas Cipta Karya.

Pemerintah Kota Tangsel juga berencana memanggil pihak perusahaan atau pemilik kawasan ruko Pasar Cimanggis untuk membahas langkah penanganan lebih lanjut.

Pemkot Soroti Dugaan Penyimpanan Gas Tanpa Izin

Selain persoalan kerusakan bangunan, Pilar turut menyoroti informasi mengenai penyimpanan tabung gas di lokasi yang diduga berkaitan dengan aktivitas usaha berisiko tinggi.

Ia menyebutkan adanya informasi mengenai delapan tabung gas etilena berkapasitas 52 kilogram serta tabung lainnya yang tersimpan di dua ruko. Namun, jenis, jumlah, dan status perizinan penyimpanan tersebut masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.

Pilar mengatakan, berdasarkan pengecekan perizinan yang disampaikan saat peninjauan, pihaknya tidak menemukan izin yang sesuai untuk kegiatan penyimpanan gas berisiko tinggi tersebut.

Menurutnya, kawasan Pasar Cimanggis diperuntukkan bagi kegiatan perdagangan dan pergudangan biasa, bukan untuk aktivitas industri atau penyimpanan bahan berisiko tinggi yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Pemkot Tangsel, lanjut Pilar, akan memeriksa kemungkinan adanya aktivitas serupa di ruko-ruko lain di kawasan tersebut. Jika ditemukan kegiatan yang tidak sesuai perizinan dan membahayakan keselamatan, pemerintah akan mengambil tindakan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kalau ada ruko lain yang masih menyimpan gas dan melakukan kegiatan usaha sejenis, harus segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Maria Teresa Suardja Dorong Pertemuan dengan Pihak Terkait

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Tangsel Maria Teresa Suardja mengatakan, kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk mendengarkan secara langsung persoalan yang dihadapi para pedagang dan pemilik toko terdampak.

Maria menjelaskan, sebelum peninjauan pada Senin, dirinya telah mengunjungi korban ledakan yang dirawat di rumah sakit serta menyampaikan perhatian kepada keluarga korban meninggal dunia.

Dalam kunjungan ke lokasi, ia berkomunikasi dengan para pedagang untuk mengetahui kronologi persoalan, bentuk kerusakan, serta harapan mereka terhadap penyelesaian kerugian.

Menurut Maria, kehadiran Wakil Wali Kota, Dinas Cipta Karya, dan jajaran Komisi IV DPRD merupakan bentuk perhatian pemerintah dan legislatif terhadap masyarakat yang terdampak.

Ia menyebutkan, para pedagang sebelumnya juga telah bertemu dengan pengelola pasar untuk membicarakan persoalan yang muncul setelah ledakan.

Sebagai tindak lanjut, pihaknya berencana menyurati PT Teritama agar dapat dilakukan pembahasan lebih lanjut mengenai tanggung jawab pihak terkait terhadap dampak yang dialami para pedagang.

“Kami berharap nanti ada pertemuan. Setelah ini PT Teritama akan kami surati sehingga ada pembahasan mengenai bentuk pertanggungjawaban dari pihak terkait,” ujar Maria.

Ia menegaskan, DPRD Tangsel mendukung langkah pemerintah daerah dalam menangani dampak ledakan, sekaligus mendorong agar persoalan yang dihadapi para pedagang dapat ditindaklanjuti melalui mekanisme yang jelas.

Pedagang Berharap Ada Kepastian Penyelesaian Kerugian

Ledakan di kawasan Pasar Cimanggis Ciputat pada 14 Oktober 2026 menimbulkan kerusakan bangunan dan berdampak terhadap aktivitas usaha di sekitarnya.

Bagi pedagang dan pemilik toko, kerusakan tempat usaha bukan hanya menyangkut bangunan, tetapi juga keberlangsungan mata pencaharian mereka.

Karena itu, mereka berharap pertemuan antara pemerintah daerah, DPRD, pengelola pasar, dan pihak perusahaan dapat menghasilkan langkah konkret untuk membahas kerugian yang dialami.

Selain penanganan bangunan yang berisiko, kepastian mengenai mekanisme mediasi dan pihak yang bertanggung jawab menjadi hal penting bagi para pemilik usaha terdampak.

Hingga kunjungan tersebut berlangsung, proses pemeriksaan teknis bangunan dan pembahasan tanggung jawab atas kerugian masih perlu ditindaklanjuti oleh pihak-pihak terkait.

Pemerintah daerah diharapkan dapat memastikan aspek keselamatan menjadi prioritas, sekaligus mendorong penyelesaian persoalan para pedagang secara transparan dan sesuai ketentuan hukum.

(*/Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.