Siswi Berinisial AN Ditemukan di Karawang, Tim Jatanras Ungkap Kasus Dugaan Melarikan Anak

oleh -661 Dilihat
Oplus_0

publicindonesia.com | Tangsel – Tim Opsnal Gabungan Subdit Umum Jatanras berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana melarikan anak atau perempuan di luar kehendak orang tua. Korban berinisial AN, yang sebelumnya dilaporkan tidak pulang ke rumah, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat di wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula pada Kamis, 29 Januari 2026, sekitar pukul 14.30 WIB. Korban AN diketahui pulang dari sekolah dan sempat kembali ke rumah. Setelah itu, korban meminta izin kepada ibu kandungnya untuk keluar rumah dengan alasan akan membuat lamaran keperluan Magang/PKL.

Namun setelah keluar rumah, korban tidak kunjung pulang dan tidak dapat dihubungi, sehingga pihak keluarga merasa khawatir dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Kronologis Pengungkapan

Berdasarkan laporan yang diterima, Tim Opsnal Gabungan Subdit Umum Jatanras segera melakukan serangkaian tindakan penyelidikan. Petugas melakukan cek dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), serta wawancara terhadap saksi-saksi guna mengumpulkan informasi terkait keberadaan korban.

Dari hasil penyelidikan tersebut, polisi menduga telah terjadi tindak pidana melarikan anak atau perempuan di luar kemauan orang tua atau walinya.

Korban Ditemukan Selamat

Kerja keras tim membuahkan hasil. Pada Sabtu, 31 Januari 2026, sekitar pukul 03.00 WIB, Tim Opsnal Gabungan berhasil menemukan korban AN di Dusun Cariu Barat, RT 003 RW 001, Kelurahan Pangulah Utara, Kecamatan Kota Baru, Kabupaten Karawang.

Korban ditemukan dalam kondisi selamat dan selanjutnya diamankan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut serta pendalaman terhadap pihak-pihak yang terlibat.

Penyelidikan Masih Berlanjut

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengembangan dan pendalaman kasus guna mengungkap secara jelas peran pelaku serta memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.

(*/Rif)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.