publicindonesia.com | Tangerang Selatan — Sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) di wilayah Ciputat dan Cipayung menggelar pertemuan silaturahmi sekaligus diskusi bersama di Aula Kelurahan Ciputat, Sabtu (25/4/2026) malam. Kegiatan ini bertujuan mempererat kebersamaan serta menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan setempat.
Acara yang dimulai pukul 20.00 WIB tersebut dihadiri berbagai perwakilan ormas, di antaranya FBR, FORKABI, BPPKB, FKPPI, Pemuda Pancasila (PP), Laskar Banten, dan BMB. Pertemuan ini juga menjadi momentum penting untuk membentuk wadah bersama lintas ormas di wilayah Kelurahan Ciputat dan Cipayung.
Penggagas kegiatan, A. Syaifudin, SE dari Gibos, menyampaikan bahwa forum ini diharapkan menjadi ruang diskusi terbuka antarormas guna mengantisipasi potensi konflik sosial, baik antarindividu maupun organisasi.
“Dengan adanya forum ini, kita bisa saling bertukar pikiran dan memperkuat silaturahmi. Tujuannya jelas, agar wilayah kita tetap aman, damai, dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Danramil Ciputat, Mayor Inf. Tarsan, memberikan pesan penting kepada seluruh elemen ormas untuk terus menjaga stabilitas kamtibmas secara kondusif.
“Peran ormas sangat strategis dalam menjaga keamanan lingkungan. Saya berharap semua pihak bisa bersinergi dan tidak mudah terprovokasi,” tegasnya.
Senada dengan itu, perwakilan Polsek Ciputat Timur juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk ormas, untuk berkontribusi aktif dalam menjaga ketertiban dan keamanan wilayah.
Sementara itu, Lurah Ciputat, Iwan Pristiasya, menekankan pentingnya membangun citra positif ormas di tengah masyarakat. Ia juga mengusulkan pembentukan forum atau paguyuban lintas organisasi dengan nama yang lebih inklusif, agar tidak menimbulkan stigma negatif.
“Kalau kita menggunakan nama forum masyarakat atau paguyuban, itu akan lebih diterima. Ketika ada persoalan, tidak langsung melekat ke nama ormas tertentu. Ini penting untuk menjaga citra bersama,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pembentukan forum lintas ormas harus tetap menghormati struktur dan komando masing-masing organisasi, sehingga tidak menimbulkan tumpang tindih kepemimpinan.
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Seluruh peserta sepakat untuk terus menjaga komunikasi serta memperkuat sinergi antarormas demi menciptakan lingkungan Ciputat dan Cipayung yang aman, nyaman, dan kondusif.
Dengan terbentuknya forum lintas ormas ini, diharapkan kolaborasi antarorganisasi semakin solid, sekaligus menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan ketertiban masyarakat di wilayah Tangerang Selatan.
(*/Rif)







