Reshuffle Kabinet Prabowo: Menpora Dicopot, Pos Baru Menteri Haji dan Umrah Dilantik

oleh -709 Dilihat
Oplus_0

JAKARTA, publicindonesia.com – Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih pada Senin (8/9/2025). Perombakan yang diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi ini berlangsung di Istana Negara, Jakarta, dan langsung diresmikan oleh Presiden didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Menteri yang Diganti

Lima kursi menteri harus bergeser setelah evaluasi menyeluruh Presiden Prabowo. Mereka adalah:

  • Menko Polhukam: Budi Gunawan
  • Menteri Keuangan: Sri Mulyani Indrawati
  • Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI): Abdul Kadir Karding
  • Menteri Koperasi: Budi Arie Setiadi
  • Menteri Pemuda dan Olahraga: Dito Ariotedjo

Menteri dan Wamen Baru

Presiden sekaligus melantik sejumlah wajah baru ke kabinet, termasuk membentuk pos kementerian baru. Berikut daftar lengkapnya:

  • Menteri Keuangan: Purbaya Yudhi Sadewa
  • Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia / Kepala BPMI: Mukhtarudin
  • Menteri Koperasi: Ferry Juliantono
  • Menteri Haji dan Umrah (baru): Mochamad Irfan Yusuf
  • Wakil Menteri Haji dan Umrah: Dahnil Anzar Simanjuntak

Pembentukan Kementerian Haji dan Umrah menjadi sorotan utama, menandai langkah pemerintah memperkuat tata kelola penyelenggaraan ibadah haji dan pelayanan jemaah Indonesia di Tanah Suci.

Sorotan Internasional

Reshuffle ini mendapat perhatian media global. AP News dan Reuters menyoroti pencopotan Sri Mulyani, yang selama ini dikenal sebagai teknokrat berpengaruh di kancah internasional.

Reuters menekankan, penggantinya Purbaya Yudhi Sadewa membawa optimisme baru dengan pernyataan bahwa target pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen “tidak mustahil”. Ia menegaskan perlunya sinergi erat antara pemerintah dan sektor swasta dalam menggenjot investasi serta pemulihan ekonomi.

Respon Publik

Langkah reshuffle ini dinilai sebagai respons Presiden Prabowo atas dinamika politik dan ekonomi terkini, termasuk kritik publik terhadap kebijakan fiskal dan pengelolaan anggaran. Kehadiran menteri baru di bidang keuangan dan koperasi diharapkan memberi warna segar dalam penguatan ekonomi kerakyatan.


(*/Red)


 

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.