Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Kontrakan Serpong, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Tindak Pidana

oleh -664 Dilihat

publicindonesia.com | TANGERANG SELATAN – Seorang pria bernama Susilo Utomo Setiadi (59) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mandi sebuah rumah kontrakan di wilayah Kelurahan Rawamekar Jaya, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Sabtu malam (27/12/2025).

Kepolisian dari Polres Tangerang Selatan bersama Polsek Serpong bergerak cepat melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP), Tindakan Pertama di TKP (TPTKP), hingga olah TKP untuk memastikan penyebab kematian korban.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 19.30 WIB, setelah korban tidak dapat dihubungi sejak siang hari. Dua kerabat korban yang merasa khawatir kemudian mendatangi kontrakan korban di Kontrakan H. Salun No. 1, Jalan Purworejo RT 002 RW 003.

Setibanya di lokasi, para saksi mendapati pintu kontrakan terkunci dari dalam dan korban tidak merespons panggilan. Dengan bantuan pemilik kontrakan, pintu akhirnya berhasil dibuka secara paksa. Saat dilakukan pengecekan ke dalam rumah, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di kamar mandi dengan posisi duduk di kloset.

Setelah dilakukan pemeriksaan awal, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian dan ditindaklanjuti oleh Pamapta II Polres Tangerang Selatan Ipda Aries Munandar, S.H, bersama petugas piket fungsi, Unit Identifikasi Sat Reskrim, Sat Samapta Polres Tangsel, serta personel Polsek Serpong.

Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun luka yang mengarah pada tindak pidana. Korban diketahui tinggal seorang diri selama kurang lebih dua tahun dan memiliki riwayat penyakit serius, di antaranya hipertensi, kolesterol, stroke, serta keluhan jantung.

Di lokasi kejadian, petugas juga menemukan sejumlah obat-obatan medis milik korban yang menguatkan dugaan bahwa korban meninggal dunia akibat faktor kesehatan.

“Dari hasil pemeriksaan di TKP, tidak ditemukan indikasi peristiwa pidana. Keluarga korban juga menolak dilakukan otopsi dan telah membuat surat pernyataan,” ujar salah satu petugas di lokasi.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulans untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Pihak kepolisian memastikan seluruh prosedur penanganan telah dilakukan sesuai dengan standar operasional.

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan kejadian serupa, guna memastikan penanganan yang cepat dan tepat.

(*/Rif)

No More Posts Available.

No more pages to load.