“Kegiatan ini selaras dengan tujuan PGRI untuk mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PGRI Ciputat, Sidup, menjelaskan bahwa jalan sehat ini turut menjadi momentum mempererat kebersamaan para pendidik, sekaligus merayakan HUT Kota Tangerang Selatan ke-17.
“Kegiatan ini bukan sekadar peringatan, tetapi juga wadah memperkuat kebersamaan. Kami ingin masyarakat semakin membudayakan olahraga,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada berbagai pihak yang telah mendukung acara ini, mulai dari pengurus YPLP PGRI Banten, PGRI Kota Tangerang Selatan, hingga jajaran pemerintahan Kecamatan Ciputat.
“Alhamdulillah, Pak Camat bisa hadir. Pak Lurah juga mengirimkan perwakilan. Para kepala sekolah serta IGTKI dari 25 TK dan PAUD pun ikut memeriahkan kegiatan,” tambah Sidup.
Dalam kesempatan yang sama, Sidup menyoroti isu serius yang tengah ramai dibicarakan, yakni maraknya kasus perundungan di lingkungan pelajar. Ia menekankan pentingnya sinergi antara guru dan orang tua dalam mengawasi perkembangan anak-anak di era digital.
“Kemajuan zaman sangat berpengaruh terhadap moral anak-anak. Kita harus bekerja sama menjaga dan membimbing mereka,” pesannya.
Camat Ciputat, Mamat S.E., M.M., yang hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif PGRI Ciputat dalam menyelanggarakan acara yang dinilainya sangat bermanfaat.
“Ini menjadi ajang silaturahmi yang baik antara guru dan kepala sekolah. Semoga PGRI terus berkontribusi dalam pendidikan, terutama dalam pembinaan moral anak-anak,” ujarnya.
Kegiatan jalan sehat ditutup dengan pembagian doorprize dan sesi foto bersama, menambah semarak peringatan Hari Guru Nasional 2025 sekaligus memperkuat semangat kebersamaan antarpendidik di Ciputat.
(*/Rif)
Views: 1,458