Opang Paksa Turun Penumpang Ojol di Stasiun Pondok Ranji, Viral!

oleh -544 Dilihat

Tangerang Selatan, publicindonesia.com – Insiden tidak menyenangkan terjadi di kawasan Stasiun Pondok Ranji, Tangerang Selatan, pada Minggu (17/8/2025). Seorang pengemudi ojek pangkalan (opang) kedapatan memaksa seorang penumpang turun dari ojek online (ojol) yang hendak menjemputnya. Kejadian ini viral di media sosial dan memicu reaksi publik.

Peristiwa bermula ketika seorang penumpang ojol memesan kendaraan online untuk menuju rumah sakit. Penjemputan dilakukan tidak jauh dari kawasan Stasiun Pondok Ranji. Namun, saat penumpang hendak naik ke motor driver ojol, seorang opang mendekat dan secara tiba-tiba mencabut kunci motor ojol tersebut.

Tak hanya itu, opang juga meminta sang penumpang untuk turun dan tidak melanjutkan perjalanan bersama driver ojol. Aksi tersebut memicu adu argumen di lokasi. Penumpang yang mengaku tengah terburu-buru sempat berdebat dengan pelaku.

Untuk menghindari keributan lebih lanjut, penumpang akhirnya mengalah dan memilih menggunakan jasa opang dengan tarif dua kali lipat, asalkan driver ojol dibebaskan.

Polisi Turun Tangan

Menanggapi viralnya video kejadian tersebut di media sosial, pihak kepolisian dari Polsek Ciputat Timur langsung melakukan penyelidikan di lokasi.

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa pelaku sudah berhasil diamankan.

“Intinya akan kami interogasi semua. Pelaku yang kita amankan saat ini sedang dalam pemeriksaan,” ujar Bambang saat dikonfirmasi wartawan, Senin (18/8/2025).

Pelaku yang merupakan oknum ojek pangkalan di sekitar Stasiun Pondok Ranji kini telah dibawa ke Polsek Ciputat Timur. Pihak kepolisian masih terus mendalami kasus ini untuk mengetahui apakah ada keterlibatan pihak lain dalam praktik pemaksaan tersebut.

“Sedang kita kembangkan, ya,” tambah Bambang.

Reaksi Publik

Kejadian ini menambah daftar panjang gesekan antara ojek pangkalan dan ojek online di berbagai daerah. Banyak warganet mengecam tindakan arogan pelaku dan meminta aparat untuk memberikan sanksi tegas demi memberi efek jera.

Pihak kepolisian mengimbau agar masyarakat tidak segan melapor jika mengalami tindakan serupa, serta mengingatkan semua pihak untuk menghormati aturan dan tidak bertindak sewenang-wenang di ruang publik.


_entong arif_

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.