Maling Bobol Kelas Musik Simfoni ABK UMKM Kehilangan Sejumlah Alat Musik

oleh -202 Dilihat
Oplus_0

publicindonesia.com | TANGERANG SELATAN – Aksi pencurian terjadi di lingkungan Kelas ABK UMKM sebelah  SD Pondok Pucung 03, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, pada Senin dini hari, 11 Mei 2026. Pelaku diduga masuk dari arah area sekolah dengan menggunakan tangga sebelum membobol gerbang dan ruang penyimpanan alat musik milik Kelas Musik Simfoni ABK UMKM.

Peristiwa ini pertama kali diketahui saat para pedagang dan pengelola kegiatan datang ke lokasi pada pagi hari. Mereka mendapati suasana sudah acak-acakan dan sejumlah barang hilang.

Menurut keterangan warga dan pengelola, tangga yang diduga dipakai pelaku sebelumnya tidak berada di lokasi. Tangga tersebut ditemukan bersandar di dekat area gerbang usai kejadian.

“Maling diduga masuk dari arah SD Pondok Pucung 03 menggunakan tangga, lalu menjebol gerbang untuk mengeluarkan barang-barang dari ruang musik,” ujar salah satu saksi di lokasi.

Gerbang sekolah serta gembok dan rantai ruang musik dilaporkan rusak akibat dijebol pelaku. Polisi dari Polsek Pondok Aren telah datang ke lokasi bersama Lurah Pondok Pucung dan Ketua RW setempat untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Sedikitnya empat personel kepolisian tampak berada di lokasi saat proses pemeriksaan berlangsung.

Berdasarkan dokumentasi pasca kejadian, alat musik yang berhasil dicuri pelaku di antaranya:

4 unit keyboard lengkap dengan kabel dan stand kaki

2 unit gitar akustik

Selain itu, sound system dan blazer seragam volunteer ABK UMKM juga diduga sempat hendak dibawa pelaku, namun tertinggal di lokasi karena belum sempat diangkut.

Sementara beberapa alat musik lain seperti drum dan ukulele masih tersisa di ruang musik dalam kondisi berantakan.

“Speaker besar juga hampir dibawa, tapi gagal karena berat dan salah mengangkat,” ungkap warga di lokasi.

Warga menduga pelaku menggunakan kendaraan bak terbuka atau pick up untuk membawa barang hasil curian karena jumlah barang yang diangkut cukup banyak.

Kejadian ini membuat pengelola Kelas Musik Simfoni ABK UMKM merasa terpukul dan geram atas aksi pencurian tersebut.

“Ya Allah bantu kami. Saya sangat geram sekaligus terpukul,” ungkap salah satu pengelola dengan penuh kesedihan.

Mereka juga mengaku merasa ada firasat sebelum kejadian terjadi. Disebutkan, dua pohon di depan ruang musik mendadak mengering, sementara anak dari pengelola, Bu Mey dan Pak Andre, juga sedang sakit hingga tidak masuk sekolah.

Kasus pencurian ini kini masih dalam penanganan pihak Polsek Pondok Aren. Warga berharap pelaku segera tertangkap dan keamanan lingkungan sekolah dapat lebih diperketat agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

(“/Rif)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.