Launching Koperasi Merah Putih Pondok Ranji, Wujud Kemandirian Ekonomi Warga

oleh -883 Dilihat
oplus_2

CIPUTAT TIMUR, publicindonesia.com – Semangat gotong royong dan kemandirian ekonomi masyarakat kembali menggema di Kelurahan Pondok Ranji. Pada Kamis (16/10/2025), secara resmi diluncurkan Koperasi Merah Putih (KMP) Pondok Ranji, bertempat di halaman kantor kelurahan sementara Pondok Ranji.

Acara launching berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, dihadiri oleh Sekretaris Camat Ciputat Timur H. Kamaluddin, Lurah Pondok Ranji H. Midih, S.Ag, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Pondok Ranji, serta pengurus dan anggota koperasi bersama warga setempat.

Dalam sambutannya, Sekcam Ciputat Timur H. Kamaluddin menyampaikan apresiasi atas terbentuknya Koperasi Merah Putih.

“Kami sangat mendukung langkah warga Pondok Ranji yang membentuk koperasi ini. Semoga KMP bisa terus berkembang, menjadi wadah ekonomi yang kuat, dan membawa manfaat bagi seluruh anggotanya,” ujar Kamaluddin.

Sementara itu, Lurah Pondok Ranji H. Midih, S.Ag yang juga menjabat sebagai Ketua Pengawas KMP, berharap koperasi ini menjadi sarana peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Keberadaan koperasi ini harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik. Semoga menjadi contoh kemandirian ekonomi warga yang bisa ditiru oleh kelurahan lain,” ungkapnya.

Struktur dan Visi Koperasi

Koperasi Merah Putih Pondok Ranji (KKMP) diketuai oleh Bapak Tarab, dengan H. Erina Hamim, SH sebagai Wakil Ketua I Bidang Usaha, Fir Mansah sebagai Wakil Ketua II Bidang Usaha, dan Jamaluddin sebagai Wakil Ketua Bidang Keanggotaan. Sekretaris dijabat oleh RT Omah Hirawan, sedangkan Ibu Marmiati dan Bapak Sutaji, SA bertugas sebagai Bendahara I dan II.

Struktur pengawasan dipimpin langsung oleh Lurah Pondok Ranji, Ustadz Midih Esagi, bersama dua anggota pengawas, Haseb Hidayat dan H. Drs. Ahyadi.

Dengan slogan “Dari Kita, Untuk Kita, Milik Kita,” koperasi ini telah memiliki 109 anggota aktif, dengan iuran awal sebesar Rp100.000 dan iuran wajib bulanan Rp25.000. Dana tersebut menjadi modal awal untuk usaha koperasi, seperti penyediaan bahan pokok – Indomie, gula, air mineral, hingga minyak goreng.

Harga barang di koperasi pun lebih hemat dibandingkan warung umum. Misalnya, minyak goreng dijual Rp17.500, lebih murah dari harga pasaran yang mencapai Rp18.000–Rp19.000. Keuntungan dari penjualan akan dibagikan kembali kepada anggota melalui Sisa Hasil Usaha (SHU) saat Rapat Anggota Tahunan (RAT).

Tantangan dan Harapan

Sekretariat KMP saat ini masih menempati ruang sementara di kantor kelurahan. Ke depan, direncanakan memiliki sekretariat permanen di IWR Suplatman No. 66A. Meski demikian, pengembangan usaha koperasi masih terkendala biaya sewa kios yang cukup tinggi, yakni di atas Rp20 juta per tahun.

Koperasi juga belum menerima pinjaman dari pemerintah pusat. Berdasarkan keputusan Menteri Nomor 49 Tahun 2025, koperasi sebenarnya dapat mengajukan pinjaman dengan bunga 6% dan tenor 6 tahun, namun pengurus masih mempertimbangkan karena tingginya beban bunga tersebut.

Saat ini, KMP Pondok Ranji tergabung dalam Kelompok Koperasi Merah Putih Sejahtera (KKMPS) Tangerang Selatan yang beranggotakan 54 keluarga, dengan harapan dapat memperkuat jejaring ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.

“Kami berharap koperasi ini menjadi wadah ekonomi mandiri yang tidak hanya membantu anggota dalam kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menumbuhkan semangat persaudaraan dan solidaritas warga Pondok Ranji,” ujar Ketua Koperasi, Bapak Tarab.

Dengan semangat kebersamaan dan dukungan penuh dari pemerintah kecamatan, Koperasi Merah Putih Pondok Ranji menjadi bukti nyata bahwa pemberdayaan ekonomi masyarakat bisa dimulai dari lingkungan terdekat — dari warga, oleh warga, dan untuk warga.

(*/Rif)

No More Posts Available.

No more pages to load.