KLH Kunjungi Tangerang Selatan, Perkuat Pendampingan Pengelolaan Sampah di Tujuh Kecamatan

oleh -447 Dilihat

publicindonesia.com | Tangerang Selatan — Rabu, 14 Januari 2026 – Pemerintah Kota Tangerang Selatan menerima kunjungan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dalam rangka memperkuat pengelolaan sampah berbasis wilayah dan mempercepat pembentukan sistem KPS 3R (Kurangi, Pilah, dan Olah Sampah) di seluruh kecamatan.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah dalam menangani persoalan sampah secara terstruktur dan berkelanjutan.

“Kami mengumpulkan seluruh OPD, camat, dan lurah. Nantinya, Kementerian Lingkungan Hidup akan menempatkan pegawai pendamping di tujuh kecamatan untuk membantu memfasilitasi pembentukan bank sampah, melakukan pencatatan, pendokumentasian KPS 3R, serta memetakan titik-titik kritis persoalan sampah di setiap wilayah,” ujar Benyamin.

Menurutnya, pendampingan ini tidak bersifat simbolis, melainkan kerja lapangan yang konkret. Lebih dari 100 hingga 140 pegawai KLH akan diterjunkan secara bertahap dan menyebar ke seluruh kecamatan di Tangerang Selatan.

“Jumlahnya cukup banyak. Di setiap kecamatan akan ada puluhan pendamping yang bekerja langsung di wilayah. Mereka akan menyerap data, kondisi lapangan, dan kebutuhan riil masyarakat. Dari situ, langkah-langkah strategis ke depan akan dirumuskan bersama,” tambahnya.

Pendamping dari KLH akan bertugas menginventarisasi keberadaan TPS3R, bank sampah, sistem pengelolaan pasar, hingga permasalahan saluran air yang berpotensi menjadi sumber pencemaran. Seluruh data tersebut akan menjadi dasar kebijakan lanjutan dalam penguatan sistem pengelolaan sampah Tangsel.

Pada kesempatan yang sama, Tim KLH juga melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah titik strategis. Di Pasar Ciputat, kunjungan didampingi oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Indag) Kota Tangerang Selatan dengan fokus pengecekan tempat pengelolaan sampah serta kondisi saluran air di area pasar. Sementara itu, di Pasar Cimanggis, perhatian difokuskan pada penataan dan pengelolaan tempat penampungan sampah sementara.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan berharap pendampingan intensif dari KLH ini dapat mempercepat perubahan perilaku pengelolaan sampah dari hulu, meningkatkan efektivitas KPS 3R, serta mengurangi beban sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Dengan kolaborasi lintas sektor dan dukungan penuh dari pemerintah pusat, Tangsel menegaskan komitmennya untuk menjadi kota yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

(*/Rif)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.