KLH Kunjungi Tangerang Selatan, Ciputat Perkuat Pengelolaan Sampah Dari Hulu

oleh -643 Dilihat

publicindonesia.com | Ciputat – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menerima kunjungan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dalam rangka memperkuat pengelolaan sampah berbasis wilayah serta mempercepat penerapan sistem KPS 3R (Kurangi, Pilah, dan Olah Sampah) di seluruh kecamatan.

Kunjungan ini menjadi wujud komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah untuk menangani persoalan sampah secara terstruktur, terukur, dan berkelanjutan, seiring meningkatnya tantangan pengelolaan sampah di wilayah perkotaan.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menyampaikan bahwa Pemkot Tangsel telah mengonsolidasikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, dan lurah agar memiliki persepsi dan langkah yang sama dalam menjalankan program pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir.

“Kami mengumpulkan seluruh OPD, camat, dan lurah. Nantinya, Kementerian Lingkungan Hidup akan menempatkan pegawai pendamping di tujuh kecamatan untuk membantu memfasilitasi pembentukan bank sampah, melakukan pencatatan dan pendokumentasian KPS 3R, serta memetakan titik-titik kritis persoalan sampah di setiap wilayah,” ujar Benyamin.

Menurut Benyamin, pendampingan dari KLH tidak bersifat seremonial, melainkan kerja lapangan yang konkret dan berkelanjutan. Sedikitnya 100 hingga 140 pegawai KLH akan diterjunkan secara bertahap dan menyebar ke seluruh kecamatan di Kota Tangerang Selatan.

“Jumlahnya cukup banyak. Di setiap kecamatan akan ada puluhan pendamping yang bekerja langsung di wilayah. Mereka akan menyerap data, melihat kondisi lapangan, serta memahami kebutuhan riil masyarakat. Dari situ, langkah-langkah strategis ke depan akan dirumuskan bersama,” tambahnya.

Para pendamping KLH nantinya akan bertugas menginventarisasi TPS3R, bank sampah, sistem pengelolaan sampah pasar, hingga mengidentifikasi persoalan saluran air yang berpotensi menjadi sumber pencemaran lingkungan. Data lapangan tersebut akan menjadi dasar kebijakan lanjutan dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah di Kota Tangerang Selatan.

Sementara itu, Camat Ciputat, H. Mamat, SE, MM, menyambut positif pendampingan KLH yang akan hadir langsung di wilayahnya. Ia menegaskan bahwa pendampingan mencakup seluruh titik pengelolaan sampah, mulai dari sentra pelayanan publik hingga tempat penampungan sementara warga.

“Pendampingan KLH hadir untuk Kecamatan Ciputat, mulai dari sentral publik sampai ke tempat penampungan sementara warga. TPS3R, bank sampah, Teba komposter, hingga biopori akan menjadi bagian dari penguatan pengelolaan sampah,” ungkapnya.

H. Mamat menambahkan, Kecamatan Ciputat siap mengelola sampah dari hulu, dengan fokus pada edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar pengelolaan sampah menjadi kebiasaan sehari-hari.

“Kami siap mengelola sampah dari hulu untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat melalui sosialisasi berkelanjutan,” pungkasnya.

Dengan kolaborasi antara KLH dan Pemkot Tangsel, diharapkan sistem pengelolaan sampah berbasis KPS 3R dapat berjalan optimal dan menjadi solusi jangka panjang bagi persoalan lingkungan di Tangerang Selatan.

(*/Rif)

No More Posts Available.

No more pages to load.