TANGERANG SELATAN, publikindonesia com – Kejuaraan Kota (Kejurkot) Pencak Silat IPSI Tangerang Selatan (Tangsel) tahun 2025 yang berlangsung selama tiga hari, 15–17 Agustus 2025, di Community Sport Centre Pamulang, resmi ditutup dengan penuh semangat dan sukses.
Kegiatan ini dibuka oleh Ketua KONI Tangsel, Letkol (Purn) Hamka Handaru, dan menjadi ajang penting dalam menjaring atlet-atlet pencak silat terbaik dari berbagai perguruan di wilayah Tangsel.
Penutupan Kejurkot dilakukan secara resmi oleh Satiyan, S.Pd, Wakil Ketua III IPSI Tangsel yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi Peserta Didik SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangsel. Momen penutupan ditandai dengan pemukulan gong bersama perwakilan Dispora Tangsel, Herdi, Ketua IPSI Tangsel Delima Bungsu Andy, dan para Ketua Perguruan Pencak Silat se-Tangsel.
Dalam sambutannya, Ketua IPSI Tangsel, Delima Bungsu Andy, mengungkapkan bahwa Kejurkot ini merupakan proses seleksi penting untuk menjaring atlet-atlet pencak silat yang akan mewakili Tangsel dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Banten XII tahun 2026 di Kota Cilegon.
> “Proses seleksi Porprov VII tahun 2026 juga telah kami laksanakan. Tangerang Selatan sebagai tuan rumah tentunya memiliki tanggung jawab besar. Target juara umum menjadi cita-cita kita bersama,” ujar Delima.
Ia menambahkan, sistem seleksi tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Bila sebelumnya penjaringan dilakukan melalui IPSI Kecamatan (Porkot), kini seleksi dilakukan antar perguruan pencak silat se-Tangsel melalui Kejurkot. Para atlet yang berhasil meraih medali emas akan masuk dalam pembinaan IPSI Tangsel guna persiapan menuju kejuaraan tingkat provinsi dan nasional.
> “Saya terus mengawal perkembangan atlet-atlet pencak silat Tangsel. Kami juga memiliki daftar atlet pantauan untuk persiapan apabila ada kebutuhan mendesak,” jelasnya.
Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Arfan, menegaskan bahwa Kejurkot ini dilaksanakan dengan proses seleksi yang transparan dan profesional.
> “Kejuaraan ini terlaksana atas dukungan dari Dispora dan KONI Tangsel. Hasil Kejurkot menjadi data penting dalam pembentukan stok atlet pencak silat masa depan Tangsel,” ujarnya.
Dalam acara pembukaan, turut hadir tokoh-tokoh penting seperti Danramil Pamulang Sjahrul, Sekretaris Kecamatan Pamulang H. Munadih, serta para Ketua Perguruan Pencak Silat se-Tangsel. Sedangkan penutupan ditandai dengan pembacaan hamdalah dan pemukulan gong sebagai simbol kesuksesan acara.
Sebagai penutup, Ketua IPSI Tangsel, Delima Bungsu Andy, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan ini.
> “Terima kasih kepada KONI, Dispora Tangsel, para ketua perguruan, BPJS Ketenagakerjaan, dan RS Mitra Keluarga Pamulang yang telah membantu dalam penanganan cedera atlet. IPSI Tangsel akan terus berkembang, berprestasi, dan menjadi juara!”
—
IPSI Tangsel – Berkembang, Berprestasi, Juara!
—Entong Arif —







