Kadispora Dorong Pelestarian Budaya dan Prestasi Atlet Lewat Festival Pencak Silat Seni C-more Champion 2026

oleh -74 Dilihat

publicindonesia.com | TANGERANG SELATAN – Festival Pencak Silat Seni C-More Champion 2026 resmi dibuka di Gedung Serbaguna Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Jumat (15/05/2026). Kegiatan bergengsi tersebut dibuka langsung oleh Asisten Daerah (Asda) I Kota Tangerang Selatan, Chairudin, yang hadir mewakili Wali Kota Tangerang Selatan.

Pembukaan festival berlangsung meriah dan penuh semangat pelestarian budaya nusantara. Sejumlah pejabat daerah, tokoh olahraga, serta para insan pencak silat turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Di antaranya Kepala Dinas Olahraga Kota Tangerang Selatan H. Mukroni, Ketua KONI Tangsel Mahludin, Kepala Dinas Pendidikan Deden Deni, Ketua IPSI Tangsel Delima Bungsu, Pembina IPSI Tangsel H. Bolot, serta para tamu undangan lainnya.

Kepala Dinas Olahraga Kota Tangerang Selatan H. Mukroni menyampaikan apresiasi kepada IPSI Tangsel atas terselenggaranya Festival Pencak Silat Seni C-More Champion 2026. Menurutnya, pencak silat bukan sekadar cabang olahraga, tetapi juga warisan budaya bangsa Indonesia yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.

“Budaya warisan Indonesia harus dijaga dan dilestarikan, jangan sampai hilang ditelan zaman,” ujar Mukroni dalam sambutannya.

Mukroni juga mengajak seluruh perguruan silat yang belum terafiliasi dengan cabang olahraga pencak silat agar segera bergabung. Hal tersebut penting agar para atlet dapat memperoleh pembinaan serta fasilitas ketika mengikuti kejuaraan tingkat nasional maupun internasional.

“Bagi perguruan silat yang belum terafiliasi agar bisa bergabung, sehingga atlet-atletnya dapat difasilitasi dan diakomodir saat mengikuti kejuaraan tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.

Festival Pencak Silat Seni C-More Champion 2026 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari dan diikuti berbagai perguruan silat dari Tangerang Selatan maupun daerah lainnya. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan atlet muda sekaligus mempererat persaudaraan antarperguruan silat.

Selain sebagai ajang kompetisi, festival ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap budaya asli Indonesia melalui seni bela diri pencak silat.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan pun mengajak masyarakat untuk ikut meramaikan dan menyukseskan festival tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya dan kemajuan olahraga prestasi di Kota Tangerang Selatan.

(*/Rif)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.