Insiden Tambang Gunung Pongkor: Puluhan Penambang Ilegal Diduga Keracunan Gas, Evakuasi Terkendala Medan

oleh -635 Dilihat

publicindonesia.com | Bogor – Insiden kembali terjadi di kawasan Gunung Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Puluhan penambang emas ilegal dilaporkan mengalami keracunan gas beracun di dalam lubang tambang pada Rabu (14/1/2026).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, para penambang mengalami gejala sesak napas, pusing, hingga lemas, diduga akibat paparan gas berbahaya yang terperangkap di dalam terowongan tambang. Beberapa korban langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis, sementara sebagian lainnya dilaporkan dalam kondisi kritis.

Proses evakuasi korban berlangsung cukup sulit. Medan yang curam, lubang tambang sempit, serta kondisi cuaca hujan menjadi kendala utama bagi petugas dan relawan di lapangan. Hingga saat ini, aparat masih terus melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada korban lain yang tertinggal di dalam lubang tambang.

Bukan di Area Tambang Resmi Antam

Pihak berwenang menegaskan bahwa kejadian ini tidak terjadi di area tambang resmi PT Aneka Tambang (Antam). Seluruh aktivitas dan pekerja di wilayah operasional Antam dipastikan dalam kondisi aman.

Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang sempat beredar di media sosial terkait kabar adanya ratusan korban atau pekerja tambang resmi yang terjebak. Pemerintah daerah menyatakan kabar tersebut tidak benar dan menyesatkan.

Tambang Ilegal Masih Jadi Persoalan Serius

Kawasan Gunung Pongkor memang dikenal rawan aktivitas penambangan tanpa izin (PETI). Praktik ini kerap menimbulkan risiko tinggi, mulai dari longsor, keracunan gas, hingga kecelakaan kerja, akibat minimnya standar keselamatan.

Pemerintah daerah bersama aparat keamanan kembali mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas penambangan ilegal, karena selain melanggar hukum, juga sangat membahayakan keselamatan jiwa.

Saat ini, aparat gabungan masih melakukan pendalaman terkait jumlah pasti korban serta penyebab munculnya gas beracun di dalam lubang tambang. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setelah proses evakuasi dan pendataan selesai dilakukan.

(*/Rif)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.