Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Laut Barat Laut Jakarta, Kedalaman 376 Km, Banyak Warga Tak Menyadari

oleh -50 Dilihat

publicindonesia.com | JAKARTA – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,9 terjadi pada Sabtu, 12 September 2026, sekitar pukul 04.23.56 WIB. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di laut, sekitar 49 kilometer barat laut Jakarta.

Gempa tersebut berada pada kedalaman 376 kilometer, sehingga meskipun memiliki magnitudo cukup kuat, guncangannya relatif tidak terasa signifikan di sejumlah wilayah.

BMKG mencatat gempa dirasakan di sejumlah daerah di Pulau Jawa hingga Sumatera dengan intensitas II–III MMI.

Guncangan dengan intensitas III MMI dilaporkan dirasakan di Cilacap, Nagrak dan Kalapanunggal. Sementara intensitas II–III MMI dirasakan di Rancaekek, Lembang, Garut, Bandung, Sukabumi, Cianjur, Yogyakarta, Pacitan, Ponorogo, Malang, Kota Bengkulu, Sumur, Padang, Mentawai, Pariaman dan Solok Selatan.

Selain itu, gempa juga tercatat dirasakan dengan intensitas II MMI di wilayah Lemong, Semaka dan Bengkunat.

Banyak Warga Tak Menyadari

Meski pusat gempa berada relatif dekat dengan wilayah Jakarta, banyak warga tidak mengetahui maupun merasakan langsung peristiwa tersebut. Kondisi ini diduga berkaitan dengan lokasi hiposentrum yang sangat dalam, yakni mencapai 376 kilometer di bawah permukaan laut.

Pada kedalaman tersebut, energi gempa dapat terasa lebih lemah di permukaan dibandingkan gempa dengan kekuatan serupa yang berpusat lebih dangkal.

Informasi gempa tersebut menjadi perhatian karena wilayah yang terdampak getaran cukup luas, bahkan laporan guncangan menjangkau sejumlah daerah di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur hingga wilayah Sumatera.

Hingga informasi ini disusun, laporan BMKG yang diterima menyebutkan parameter gempa tersebut, termasuk lokasi, waktu, magnitudo dan kedalaman.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Untuk mengetahui perkembangan gempa dan potensi gempa susulan, masyarakat dapat memantau informasi resmi dari BMKG.

(Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.