Rakorkel Cipayung Ciputat, Lurah Dini : Kader Posyandu Tampil Cosplay, RW 11 Dorong CCTV hingga Penanganan Banjir

oleh -5 Dilihat
oplus_2

publicindonesia.com | CIPAYUNG, CIPUTAT – Suasana berbeda mewarnai kegiatan Rapat Koordinasi Kelurahan (Rakorkel) Cipayung, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (3/9/2026). Para kader Posyandu tampil unik dengan mengenakan cosplay saat turun langsung berbaur bersama masyarakat.

Kegiatan tersebut menjadi momentum koordinasi antara pemerintah kelurahan, pengurus RW dan RT, kader Posyandu, serta masyarakat untuk membahas berbagai persoalan dan program lingkungan, mulai dari keamanan, kebersihan, kesehatan hingga penanganan banjir.

Lurah Cipayung, Dini Nurlianti, S.Sos, mengapresiasi kehadiran para kader serta pengurus lingkungan yang tetap bersemangat mengikuti kegiatan meski jadwal pelaksanaan mengalami perubahan.

Dini menjelaskan, kegiatan tersebut sebenarnya merupakan agenda rutin yang direncanakan berlangsung pada Agustus. Namun, pelaksanaannya harus digeser karena pada saat yang sama Kelurahan Cipayung memfasilitasi penyaluran bantuan pangan berupa beras dari Bulog kepada masyarakat.

“Kurang lebih penerima manfaatnya 2.081 masyarakat Cipayung. Jadi perlu waktu yang luar biasa lama, dari pagi sampai sore,” ujar Dini.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada para kader, Ketua RW, Ketua RT dan seluruh masyarakat yang tetap mendukung kegiatan kelurahan.

Menurut Dini, para kader dan pengurus lingkungan merupakan bagian penting dalam menjalankan berbagai program pemerintah di tengah masyarakat.

“Ini kan ibu-ibu ini tokoh-tokoh saya, para pahlawan saya yang ada di masyarakat,” katanya.

RW 11 Dorong Peningkatan Keamanan Lingkungan

Dalam Rakorkel tersebut, Ketua RW 11 menyampaikan sejumlah program kerja yang akan dilakukan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga.

Salah satu rencana yang dibahas adalah peningkatan fasilitas pendukung keamanan lingkungan, termasuk penyediaan atau pemanfaatan kendaraan roda dua untuk menunjang mobilitas petugas keamanan dalam menjalankan tugas di wilayah RW 11.

RW 11 juga berencana memasang CCTV di sejumlah titik vital. Keberadaan kamera pengawas diharapkan dapat meningkatkan pemantauan lingkungan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Selain keamanan, RW 11 akan mempertahankan kegiatan kerja bakti secara rutin. Kegiatan tersebut direncanakan minimal satu kali dalam sebulan sebagai upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan.

Program Juru Pemantau Jentik (Jumantik) juga terus dijalankan untuk menjaga kesehatan lingkungan serta mencegah berkembangnya nyamuk yang dapat menyebabkan penyakit.

Pemantauan kondisi lingkungan juga dilakukan melalui RT masing-masing, termasuk mengecek kondisi rumah warga serta sejumlah titik yang dinilai perlu mendapatkan perhatian dalam aspek kebersihan dan kesehatan.

RW 11 Catat 86 Kepala Keluarga di RT 01

Dalam bidang kependudukan, RT 01 RW 11 tercatat memiliki 86 kepala keluarga (KK) dengan jumlah penduduk sekitar 291 jiwa.

Data tersebut menjadi bagian penting dalam pengelolaan kegiatan masyarakat, termasuk pelaksanaan program sosial, kesehatan, keamanan dan pelayanan pemerintahan di tingkat lingkungan.

Ketua RW 11 berharap seluruh program yang telah direncanakan dapat berjalan dengan dukungan masyarakat.

Sinergi antara RW, RT, kader dan warga dinilai menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan yang aman, bersih, sehat dan nyaman.

Kelurahan Cipayung Buka Peluang Pembangunan Balai Warga dan Posyandu

Dalam kesempatan tersebut, Lurah Cipayung juga menanggapi kebutuhan sarana dan prasarana lingkungan yang disampaikan Ketua RW 11.

Dini menjelaskan bahwa pembangunan fasilitas seperti balai warga maupun posyandu memiliki persyaratan terkait status lahan. Salah satu hal utama yang harus dipastikan adalah lahan tersebut merupakan aset pemerintah Kota Tangerang Selatan, khususnya tanah fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos-fasum).

“Yang pasti, aset tanahnya harus milik pemerintah Kota Tangerang Selatan. Jadi harus fasos-fasum,” jelas Dini.

Ia mengatakan, apabila di wilayah RW 11 terdapat lahan fasos-fasum dengan luasan yang memungkinkan untuk pembangunan fasilitas masyarakat, usulan tersebut dapat disampaikan secara resmi kepada pemerintah.

“Kalau memang ada usulan fasos-fasum, sekian ratus meter di wilayah RW 11, insya Allah kita usulkan. Kita nanti bersurat,” ujarnya.

Dengan demikian, kebutuhan fasilitas lingkungan seperti balai warga maupun rumah Posyandu dapat diperjuangkan melalui mekanisme pengusulan kepada pemerintah daerah.

Persoalan Banjir di RT 01 dan RT 02 Sudah Diusulkan

Selain keamanan dan fasilitas lingkungan, persoalan banjir juga menjadi perhatian dalam Rakorkel Cipayung.

Dini menyampaikan bahwa persoalan genangan air, khususnya yang berkaitan dengan wilayah RT 01 dan RT 02, telah diusulkan melalui berbagai forum.

Menurutnya, pihak kelurahan bersama forum RT/RW serta pengurus lingkungan telah menyampaikan persoalan tersebut kepada Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk mendapatkan penanganan.

“Kalau untuk masalah banjir, ini tentunya sudah kita ikhtiarkan. Dari kelurahan, dari forum RT/RW, dari Pak RT, Pak RW, sudah kita usulkan terkait RT 1 dan RT 2,” kata Dini.

Ia berharap program penanganan dari dinas terkait dapat segera direalisasikan sehingga ketika hujan turun tidak lagi terjadi genangan di wilayah tersebut.

“Yang penting kita sudah berikhtiar menyampaikan masalah kita kepada Pemerintah Kota Tangerang Selatan,” ujarnya.

Kader Posyandu Jadi Penggerak di Tengah Masyarakat

Kehadiran kader Posyandu dalam Rakorkel Cipayung juga menjadi bagian penting dari penguatan pelayanan masyarakat di tingkat lingkungan.

Penampilan para kader dengan cosplay unik tidak hanya membuat suasana kegiatan menjadi lebih hidup, tetapi juga menunjukkan kreativitas dan semangat para kader dalam menjalankan peran di tengah masyarakat.

Rakorkel Cipayung diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan koordinasi semata. Berbagai masukan dari RW dan RT diharapkan dapat menjadi dasar bagi pemerintah kelurahan untuk mengawal persoalan lingkungan, kesehatan, keamanan, fasilitas umum hingga penanganan banjir.

Dengan kolaborasi antara Kelurahan Cipayung, RW, RT, kader Posyandu dan masyarakat, berbagai program lingkungan diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan demi menciptakan wilayah Cipayung yang lebih aman, bersih, sehat dan nyaman.

(“/Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.