DPRD Tangsel Sidak Kebocoran Tabung PT Adhimix MRC, DPRD Tegaskan Tutup Operasional

oleh -536 Dilihat

publicindonesia.com | Tangerang Selatan – Komisi IV DPRD Kota Tangerang Selatan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi kebocoran tabung pengolah semen di PT Adhimix MRC, Rawa Mekar Jaya, yang menyebabkan debu semen beterbangan hingga ke permukiman warga. Sidak dilakukan pada Rabu, 18 Februari 2026, didampingi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangsel serta tim kesehatan.

Anggota Komisi IV DPRD Tangsel, Julham Firdaus, menegaskan bahwa kunjungan ini dilakukan untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana operasional perusahaan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Untuk memastikan semua jenis aturan dan sarana benar-benar real dan berfungsi. Berkait perizinannya, saya lihat sudah ada, termasuk fasilitas IPAL. Tapi kita ingin update maintenance-nya terus berjalan karena ini operasional, tidak boleh berhenti,” ujar Julham di lokasi.

Menurutnya, pengawasan harus benar-benar dijalankan secara serius, termasuk mekanisme evaluasi jika terjadi dampak lingkungan terhadap masyarakat.

“Kalau terjadi sesuatu yang berdampak, ada mekanisme himbauan dan evaluasi. Hari ini kita stop dulu sebelum nanti KLKH,” tambahnya.

Bukan Sanksi, Tapi Teguran Resmi

Julham menjelaskan bahwa langkah yang diambil saat ini bukanlah sanksi, melainkan teguran sesuai aturan yang berlaku.

“Ini bukan sanksi, ini teguran aturan. Existing sudah ada sebelum masalah berdiri. Yang tidak diperbolehkan adalah penambahan luas dari yang existing,” tegasnya.

Ia juga menyoroti bahwa lokasi industri yang berdekatan dengan permukiman tidak ideal dan harus menjadi perhatian serius.

“Peruntukannya dekat rumah tidak boleh. Radius harus jauh dari warga. Pengelolaan IPAL juga tidak boleh ada pembuangan ke lingkungan atau saluran air,” katanya.

Pengawasan dan Komunikasi dengan Warga

Julham menambahkan bahwa komunikasi antara perusahaan dan masyarakat sudah berjalan, termasuk kompensasi bagi warga terdampak. Namun, DPRD meminta pengawasan dan respon sosial ditingkatkan.

“Kompensasi ke warga sebenarnya berjalan, komunikasi lingkungan berjalan. Tapi harus ditambah lagi, terutama dampak kebisingan dan polusi,” ujarnya.

Ia juga mengajak media untuk ikut berperan dalam memberikan informasi yang berimbang kepada publik.

“Kalau ada kesalahan, kita fasilitasi, kita kenakan sanksi, kita benahi. Jangan simpang siur, publikasi harus sesuai,” pungkasnya.

DLH dan Tim Kesehatan Turun ke Lapangan

Sidak ini juga melibatkan DLH Tangsel dan tim kesehatan guna mengevaluasi dampak lingkungan dan kesehatan akibat debu semen yang beterbangan ke permukiman warga sekitar.

DPRD memastikan akan mengirimkan surat resmi kepada pihak perusahaan dan melakukan pemantauan lanjutan terkait pengelolaan lingkungan di PT Adhimix MRC.

(*/Rif)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.