Kebakaran Ruko Elektronik Kerugian Capai Rp700 Juta

oleh -44 Dilihat

publicindonesia.com | TANGERANG SELATAN – Kebakaran hebat melanda sebuah ruko elektronik di kawasan Ruko Mutiara Bintaro, RT 003/RW 003, Kelurahan Jurang Mangu Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Senin (8/6/2026) pagi.

Berdasarkan laporan resmi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan, peristiwa kebakaran dilaporkan warga pada pukul 08.20 WIB. Petugas pemadam tiba di lokasi sekitar pukul 08.30 WIB dan berhasil mengendalikan api setelah proses pemadaman yang berlangsung hingga pukul 10.39 WIB.

Kabid Damkar Tangsel menjelaskan, objek yang terbakar merupakan sebuah ruko elektronik milik Rudi. Akibat kejadian tersebut, bangunan mengalami kerusakan hingga sekitar 90 persen.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting atau hubungan arus pendek listrik,” ujar petugas dalam laporan kejadian.

Untuk mengatasi kebakaran tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan mengerahkan enam unit mobil pemadam dengan total 30 personel ke lokasi kejadian.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kobaran api sempat mengancam area sekitar dalam radius kurang lebih 100 meter. Selain itu, dua bangunan usaha di sekitar lokasi turut terdampak, yakni sebuah tempat kursus Kumon dan gerai Indomaret yang berada berdekatan dengan titik kebakaran.

Kerugian akibat insiden ini diperkirakan mencapai sekitar Rp700 juta. Beruntung, petugas berhasil mencegah api merambat lebih luas ke bangunan lain di kawasan pertokoan tersebut.

Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi beberapa hambatan, di antaranya keterbatasan peralatan komunikasi HT (Handy Talky) dan perlengkapan pernapasan SCBA (Self Contained Breathing Apparatus).

Hingga saat ini kondisi lokasi kebakaran telah dinyatakan kondusif dan aman. Petugas mengimbau para pemilik usaha maupun penghuni bangunan untuk secara rutin memeriksa instalasi listrik guna mencegah terjadinya kebakaran akibat korsleting.

(*/Rif)

No More Posts Available.

No more pages to load.