16 UPTD SDN di Ciputat Timur Terdampak Keterlambatan Dana BOSNAS 2026

oleh -67 Dilihat

publicindonesia.com | Tangerang Selatan — Keterlambatan pencairan Dana Bantuan Operasional Sekolah Nasional (BOSNAS) sejak Januari 2026 kian berdampak luas. Di Kecamatan Ciputat Timur, tercatat sebanyak 16 UPTD Sekolah Dasar Negeri (SDN) mengalami kendala serius dalam operasional akibat belum cairnya dana tersebut.

Kondisi ini membuat pihak sekolah harus berjuang keras menjaga keberlangsungan kegiatan belajar mengajar. Sejumlah kepala sekolah mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan dasar seperti pembayaran listrik, internet, hingga pembelian perlengkapan penunjang pendidikan.

Tidak sedikit sekolah yang terpaksa mencari dana talangan secara mandiri. Bahkan, ada kepala sekolah yang harus menggadaikan barang pribadi demi menutupi biaya operasional agar aktivitas belajar tidak terhenti.

“Kami benar-benar kesulitan. Kalau tidak ditalangi, kegiatan belajar bisa terhenti,” ujar salah satu kepala sekolah yang enggan disebutkan namanya.

Situasi ini semakin memprihatinkan setelah salah satu SDN di wilayah Pamulang dilaporkan sempat mengalami pemutusan aliran listrik akibat keterlambatan pembayaran tagihan.

Para pihak sekolah pun berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat dan konkret. Mereka menilai keterlambatan ini berpotensi mengganggu kualitas pendidikan serta berdampak pada masa depan peserta didik.

Sementara itu, Kepala Bidang Sekolah Dasar Kota Tangerang Selatan, Didin, menyampaikan bahwa proses pencairan dana BOSNAS sebenarnya sudah mulai dilakukan, meskipun belum merata.

“Sudah ada yang cair, tapi belum semua. Dari lebih dari 330 sekolah dasar di Kota Tangerang Selatan, masih ada beberapa yang belum menerima. Mudah-mudahan dalam minggu-minggu ini bisa segera terealisasi,” jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan, Deden Deni, juga mengakui adanya keterlambatan pencairan. Ia menjelaskan bahwa mekanisme pencairan dilakukan setiap tiga bulan sekali, namun masih terdapat kendala dalam proses distribusi.

Dengan adanya 16 UPTD SDN di Ciputat Timur yang terdampak, para pemangku kepentingan mendesak agar pencairan dana BOSNAS dapat segera dipercepat dan dilakukan secara merata, guna memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan optimal tanpa hambatan.

(*/Rif)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.