Warga Korban Ledakan Pasar Cimanggis Ciputat Kecewa, Pertanyakan Kemana Pemkot dan DPRD Tangsel

oleh -32 Dilihat

publicindonesia.com | Tangerang Selatan – Warga yang menjadi korban ledakan di kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, pada Rabu (14/10/2026), menyampaikan kekecewaan terhadap Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan dan anggota DPRD Tangsel yang telah melakukan kunjungan ke lokasi terdampak.

Kekecewaan tersebut muncul lantaran warga masih kebingungan mengenai pihak yang akan bertanggung jawab atas kerugian akibat ledakan yang menghancurkan tempat usaha mereka. Sejumlah toko mengalami kerusakan parah, sehingga aktivitas usaha warga terganggu dan menimbulkan kekhawatiran terhadap keberlangsungan mata pencaharian mereka.

Bagi para korban, persoalan yang dihadapi bukan sekadar kerusakan bangunan. Mereka juga membutuhkan kejelasan mengenai mekanisme pertanggungjawaban, bantuan pemulihan, serta kepastian penanganan kerugian materiil yang dialami setelah peristiwa tersebut.

Warga berharap kunjungan Pemkot Tangsel bersama anggota DPRD Tangsel tidak hanya menjadi agenda peninjauan lokasi, tetapi juga mampu menjembatani aspirasi korban kepada pihak-pihak terkait.

Mereka mengharapkan adanya langkah konkret dari pemerintah daerah dan wakil rakyat untuk membantu memperjuangkan penyelesaian kerugian yang dialami para pemilik toko dan pelaku usaha terdampak.

“Warga membutuhkan kepastian siapa yang akan bertanggung jawab atas kerugian ini. Tempat usaha kami sudah hancur, sementara kami masih bingung harus meminta pertanggungjawaban kepada siapa,” demikian inti keluhan yang disampaikan warga korban.

Bagi warga terdampak, kejelasan mengenai tanggung jawab dan bentuk bantuan menjadi hal penting agar mereka dapat segera memikirkan langkah pemulihan setelah kehilangan tempat usaha.

Warga Menanti Langkah Nyata Pemerintah

Peristiwa ledakan di Pasar Cimanggis Ciputat pada 14 Oktober 2026 tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga menyisakan persoalan ekonomi bagi warga yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas perdagangan di lokasi tersebut.

Warga berharap Pemkot Tangsel dan DPRD Tangsel dapat memfasilitasi komunikasi dengan pihak-pihak yang berkaitan dengan peristiwa tersebut, sehingga persoalan kerugian tidak dibiarkan berlarut-larut tanpa kepastian.

Mereka juga berharap adanya pendataan kerusakan secara menyeluruh, penjelasan mengenai kemungkinan bantuan, serta informasi yang transparan mengenai proses penyelesaian bagi para korban.

Hingga ada kejelasan lebih lanjut, warga masih menantikan respons dan langkah konkret dari pihak terkait untuk menjawab keresahan mereka.

(*/Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.