Wali Kota Benyamin Davnie Resmi Luncurkan Tangsel One, Layanan Digital Terpadu Satu Pintu untuk Warga

oleh -65 Dilihat

publicindonesia.com | Tangerang Selatan, Kamis 30 April 2026 – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi meluncurkan inovasi layanan digital terpadu “Tangsel One” dalam sebuah acara di Ruang Blandongan, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan lantai 4. Peluncuran ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, sebagai bagian dari transformasi besar pelayanan publik berbasis digital.

Acara tersebut turut dihadiri berbagai unsur Forkopimda dan lembaga strategis, mulai dari kepolisian, BNN, BPN, Kementerian Agama, hingga perwakilan BPJS, pengadilan, akademisi, dan para kepala OPD di lingkungan Pemkot Tangsel.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh pihak yang mendukung inovasi tersebut.

“Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT. Alhamdulillah, hari ini kita sampai pada titik yang sudah kita rintis beberapa waktu lalu, yaitu peluncuran inovasi Tangsel One,” ujar Benyamin.

Bukan Sekadar Aplikasi, Tapi Transformasi Pelayanan

Benyamin menegaskan bahwa peluncuran Tangsel One bukan hanya sekadar menghadirkan aplikasi baru, melainkan wujud komitmen pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat di era digital.

“Hari ini bukan hanya tentang peluncuran sebuah aplikasi, tapi tentang menegaskan komitmen bahwa pelayanan publik harus terus bergerak mengikuti perkembangan zaman,” tegasnya.

Menurutnya, masyarakat saat ini menginginkan layanan yang lebih sederhana, cepat, dan mudah diakses kapan pun dan di mana pun. Oleh karena itu, pemerintah tidak cukup hanya hadir secara fisik, tetapi juga harus hadir secara digital.

Satu Akses untuk 400+ Layanan

Salah satu latar belakang utama hadirnya Tangsel One adalah banyaknya kanal digital yang sebelumnya tersebar di berbagai OPD. Berdasarkan data Diskominfo, terdapat lebih dari 440 kanal digital dan aplikasi yang harus diakses secara terpisah oleh masyarakat.

Melalui platform ini, seluruh layanan tersebut akan diintegrasikan dalam satu sistem terpadu.

“Cukup melalui satu pintu, masyarakat bisa memperoleh informasi, menyampaikan aspirasi, melakukan pengaduan, hingga mengakses layanan perizinan secara lebih praktis dan efisien,” jelasnya.

Hadirkan “Helita”, Asisten Digital Berbasis Chat

Dalam peluncuran tersebut, juga diperkenalkan fitur Helita (Halo Kita Tangsel), sebuah inovasi layanan berbasis percakapan (chat) yang memudahkan interaksi antara masyarakat dan pemerintah.

Helita dirancang dengan pendekatan komunikasi yang natural dan mudah dipahami, menyerupai penggunaan aplikasi percakapan sehari-hari.

“Biasanya kita pakai WhatsApp untuk komunikasi, sekarang Tangsel One hadir memenuhi kebutuhan layanan itu. Jadi tidak perlu lagi berpindah-pindah aplikasi,” kata Benyamin.

Ia bahkan berkelakar bahwa masyarakat tidak perlu lagi menghubungi nomor pribadinya untuk menyampaikan aspirasi.

Menuju Smart City dan Globalisasi

Wali Kota juga menyinggung filosofi penamaan Tangsel One, yang sempat disandingkan dengan istilah “Tangsel 1” sebagai simbol kepemimpinan. Namun, ia menegaskan bahwa “Tangsel One” memiliki makna lebih luas sebagai identitas kota yang terintegrasi dan siap menuju globalisasi.

“Tangsel One adalah simbol satu kesatuan layanan, satu data, dan satu tujuan untuk kemajuan Kota Tangerang Selatan,” ujarnya.

Komitmen Layanan Publik Digital

Dengan hadirnya Tangsel One, Pemkot Tangsel berharap dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih responsif, transparan, dan efisien.

Inovasi ini juga menjadi langkah nyata dalam mewujudkan konsep smart city, di mana teknologi dimanfaatkan untuk mempermudah kehidupan masyarakat secara menyeluruh.

(*/Rif)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.