Wali Kota Benyamin Davnie Buka Tebar Ikan dan Mancing Bersama di Setu Bungur, Dorong Pelestarian Lingkungan dengan Eko Enzim

oleh -149 Dilihat

publicindonesia.com | TANGERANG SELATAN – Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie secara resmi membuka kegiatan tebar ikan dan mancing bersama di Setu Bungur, Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat Timur, Minggu (7/6/2026). Kegiatan bertajuk Menebar Kebaikan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus sarana kebersamaan masyarakat dalam menjaga kelestarian ekosistem perairan.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 400 kilogram ikan konsumsi dari berbagai jenis ditebar ke perairan Setu Bungur untuk dimanfaatkan masyarakat melalui kegiatan memancing yang berlangsung selama 24 jam. Ratusan warga tampak antusias mengikuti acara yang dipadukan dengan program pelestarian lingkungan.

Wali Kota Benyamin Davnie mengapresiasi kegiatan yang digagas keluarga almarhum Siti Aldiano bersama tokoh masyarakat setempat. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi dan hiburan bagi warga, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam menjaga kelestarian danau atau setu yang berada di tengah kawasan permukiman.

“Hari ini telah ditebar sekitar 400 kilogram ikan dari beberapa jenis ikan konsumsi. Masyarakat bisa menikmati manfaatnya secara langsung. Kegiatan ini merupakan bentuk menebar kebaikan yang luar biasa,” ujar Benyamin Davnie.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada keluarga almarhum Siti Aldiano yang telah menginisiasi kegiatan sosial tersebut sebagai bentuk amal dan penghormatan kepada almarhum yang wafat sekitar tiga bulan lalu.

“Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi amal jariyah dan penerang kubur bagi almarhum Siti Aldiano. Terima kasih kepada Pak Hari dan keluarga yang terus membersamai masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan lingkungan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Benyamin Davnie menerima sebuah jas kenang-kenangan milik almarhum Siti Aldiano yang semasa hidupnya kerap digunakan dalam berbagai kegiatan.

“Saya mendapat kenang-kenangan berupa jas yang biasa dipakai almarhum saat tampil. Kebetulan ukurannya sangat pas. Mudah-mudahan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” ungkapnya.

Menurut Benyamin, sosok Pak Hari merupakan tokoh masyarakat yang memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan dan kesejahteraan warga. Meski dikenal luas hingga tingkat nasional, Pak Hari dinilai tetap aktif membantu masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.

“Beliau sosok yang luar biasa. Kepeduliannya terhadap lingkungan dan masyarakat sangat besar. Tidak hanya hari ini, tetapi juga dalam berbagai kegiatan sosial lainnya, termasuk saat perayaan Iduladha,” tuturnya.

Selain kegiatan tebar ikan, acara juga diisi dengan penyebaran eko enzim dan cairan hasil fermentasi yang dikembangkan untuk membantu memperbaiki kualitas air setu. Program ini diharapkan mampu mengurangi pencemaran sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem perairan.

Sementara itu, Rastra Yudhatama menegaskan bahwa penggunaan eko enzim merupakan langkah positif dalam upaya pelestarian Setu Bungur yang berada di lingkungan padat penduduk.

“Pelestarian dan menjaga ekosistem Setu Bungur dengan menggunakan eko enzim sangat baik, karena posisinya berada di lingkungan pemukiman masyarakat. Dengan kualitas air yang terjaga, manfaat setu bagi warga juga akan semakin optimal,” ujarnya.

Rastra menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah, tokoh masyarakat, komunitas lingkungan, dan warga menjadi kunci utama dalam menjaga fungsi Setu Bungur sebagai kawasan resapan air, habitat ikan, serta ruang terbuka yang bermanfaat bagi masyarakat.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan berharap kegiatan seperti tebar ikan, mancing bersama, dan penyebaran eko enzim dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat kebersamaan warga.

Dengan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan, Setu Bungur diharapkan dapat menjadi contoh kawasan perairan perkotaan yang bersih, sehat, produktif, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kota Tangerang Selatan.

(“/Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.