Satu Dekade TBM Kolong Cipayung: Dari Bawah Flyover Menjadi Pusat Literasi, Edukasi, dan Harapan Generasi Muda Tangerang Selatan

oleh -97 Dilihat
oplus_2

publicindonesia.com | TANGERANG SELATAN – Taman Baca Masyarakat (TBM) Kolong yang berlokasi di bawah Flyover Cipayung, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, merayakan satu dekade perjalanan pengabdian untuk literasi dan pendidikan masyarakat pada Minggu, 14 Juni 2026.

Perayaan bertajuk “Satu Dekade TBM Kolong, 14 Juni 2016 – 14 Juni 2026” berlangsung meriah dengan dihadiri ratusan anak-anak dari tingkat SD, SMP, hingga SMA, para orang tua, relawan, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah daerah.

Suasana penuh kebahagiaan terlihat sepanjang acara. Anak-anak yang selama ini menjadi bagian dari berbagai program TBM Kolong tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang digelar untuk memperingati 10 tahun berdirinya ruang literasi yang menjadi kebanggaan warga Cipayung tersebut.

Ruang Belajar yang Tumbuh dari Kolong Flyover

Selama sepuluh tahun terakhir, TBM Kolong telah berkembang menjadi lebih dari sekadar taman baca. Tempat yang awalnya berada di bawah kolong flyover kini menjelma menjadi ruang publik yang aktif digunakan untuk kegiatan pendidikan, literasi, kreativitas, pengembangan karakter, hingga pemberdayaan masyarakat.

Kehadiran TBM Kolong menjadi bukti bahwa keterbatasan ruang tidak menghalangi lahirnya gerakan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Acara puncak satu dekade TBM Kolong turut dihadiri Ketua Tim CSR Kota Tangerang Selatan, Hj. Lista Hurustiaty, didampingi Dini Nurlianti, serta jajaran pengurus dan relawan TBM Kolong.

Dalam sambutannya, Hj. Lista Hurustiaty memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh relawan yang selama ini menjaga dan mengembangkan TBM Kolong.

Menurutnya, keberadaan TBM Kolong telah menjadi tempat yang nyaman dan terbuka bagi berbagai komunitas serta masyarakat untuk melaksanakan kegiatan positif.

“Siapa pun, organisasi atau komunitas yang mempunyai kegiatan bisa memanfaatkan tempat ini. Saya sangat mengapresiasi para relawan TBM Kolong yang selama ini tanpa lelah mendampingi anak-anak untuk terus belajar, membaca, dan mengembangkan diri,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga buku sebagai sumber ilmu pengetahuan dan berharap TBM Kolong terus menjadi tempat yang bermanfaat bagi masyarakat.

Lurah Cipayung: TBM Kolong Membantu Anak Terhindar dari Ketergantungan Gadget

Sementara itu, Lurah Cipayung Dini Nurlianti menegaskan komitmen Pemerintah Kelurahan Cipayung untuk terus mendukung berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh para relawan TBM Kolong.

Menurutnya, selama ini TBM Kolong telah memberikan dampak positif terhadap tumbuh kembang anak-anak melalui berbagai kegiatan edukatif yang membangun karakter dan kreativitas.

“Keberadaan TBM Kolong memberikan efek yang sangat positif bagi anak-anak dan masyarakat sekitar. Kami sangat mensupport kegiatan yang dilakukan para relawan karena manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga,” kata Dini.

Ia menilai bahwa di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, keberadaan ruang belajar berbasis komunitas menjadi sangat penting untuk menjaga keseimbangan aktivitas anak-anak.

“Tumbuh kembang anak-anak harus terus kita dukung bersama. Melalui kegiatan di TBM Kolong, anak-anak memiliki ruang untuk membaca, belajar, berinteraksi, dan berkreativitas sehingga tidak bergantung sepenuhnya pada gadget di era digital saat ini,” tambahnya.

Siapkan Kawasan Edukasi Greenhouse dan Ketahanan Pangan Tahun 2027

Pada kesempatan yang sama, relawan TBM Kolong, Nia, mengungkapkan rencana besar pengembangan kawasan edukasi yang akan direalisasikan pada tahun 2027.

Program tersebut akan memanfaatkan lahan tambahan yang telah mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kelurahan Cipayung untuk dikembangkan menjadi area edukasi pertanian, peternakan, dan ketahanan pangan berbasis konsep greenhouse.

Menurut Nia, proyek tersebut diharapkan menjadi ruang pembelajaran baru bagi anak-anak, pelajar, mahasiswa, komunitas pemuda, hingga masyarakat umum.

“Insya Allah tahun 2027 kami akan mengembangkan pemanfaatan lahan untuk edukasi pertanian, peternakan, dan ketahanan pangan dengan konsep greenhouse. Nantinya kawasan ini menjadi tempat belajar alam dan pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa selama sepuluh tahun TBM Kolong telah menjadi ruang kolaborasi berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, mahasiswa, komunitas pemuda hingga kelompok ibu-ibu yang aktif mengikuti berbagai kegiatan sosial dan pendidikan.

Simbol Kolaborasi dan Pemberdayaan Masyarakat

Perjalanan satu dekade TBM Kolong menjadi simbol keberhasilan kolaborasi antara relawan, masyarakat, pemerintah, komunitas, dan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan dan literasi.

Dari bawah Flyover Cipayung, TBM Kolong berhasil membuktikan bahwa sebuah ruang sederhana dapat menjadi pusat perubahan sosial yang melahirkan generasi lebih cerdas, kreatif, dan peduli terhadap lingkungan.

Memasuki usia ke-10 tahun, TBM Kolong diharapkan terus berkembang sebagai pusat literasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat di Kota Tangerang Selatan, sekaligus menjadi inspirasi bagi lahirnya gerakan-gerakan serupa di berbagai daerah.

(*/Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.