publicindonesia.com | Serang – Pemerintah Kota Serang mendapat apresiasi atas keberhasilannya merevitalisasi Kawasan Royal menjadi Royal Baroe, yang kini tampil sebagai landmark baru sekaligus ikon ekonomi kreatif Kota Serang. Transformasi kawasan tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam menghidupkan ruang publik sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kreativitas.
Pemerintah Provinsi Banten menyambut positif hadirnya Royal Baroe yang tidak hanya difungsikan sebagai pusat bisnis, namun juga diharapkan menjadi ruang publik yang ramah, inklusif, dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat. Kawasan ini diproyeksikan mampu menjadi wadah interaksi sosial, rekreasi, serta pengembangan potensi ekonomi lokal.
Selain itu, Royal Baroe diharapkan dapat memberikan manfaat sosial bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru. Pemerintah Provinsi Banten juga mendorong agar kawasan ini menjadi ruang promosi bagi produk-produk kreatif anak muda Banten, mulai dari kuliner, fesyen, kriya, hingga seni pertunjukan.
Revitalisasi Royal Baroe dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam membangun kota yang berkelanjutan, berdaya saing, dan berorientasi pada penguatan ekonomi kreatif. Dengan pengelolaan yang baik dan kolaborasi lintas sektor, Royal Baroe diharapkan mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi sekaligus destinasi kebanggaan masyarakat Kota Serang.
Ke depan, Pemerintah Provinsi Banten berharap Royal Baroe dapat terus berkembang dan menjadi contoh sukses penataan kawasan perkotaan yang tidak hanya memperindah wajah kota, tetapi juga memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
(*/Rif)







