publicindonesia.com | Tangsel, 10 November 2025 – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang selama ini berjalan di sejumlah sekolah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) untuk sementara waktu dihentikan. Penghentian sementara ini terjadi karena dana dari Badan Gizi Nasional (BGN) belum terealisasi kepada pihak SPPG, selaku mitra pelaksana program bersama pihak sekolah.
Kepala Regional MBG Provinsi Banten, Ikhsan, membenarkan adanya penghentian sementara tersebut. Ia menjelaskan, keterlambatan pencairan dana terjadi karena adanya pergantian Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di tingkat pusat.
“Benar, karena sedang ada pergantian PPK di atas. Jadi bukan hanya di Banten saja, tapi di 37 provinsi lainnya juga mengalami hal yang sama. Kami yang di lapangan jadi di kejar-kejar” ujar Ikhsan, Senin (10/11/2025).
Program MBG sendiri merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan gizi anak sekolah melalui penyediaan makanan sehat dan bergizi setiap hari. Program ini mendapat respons positif dari para orang tua murid karena dinilai membantu meringankan beban biaya makan anak di sekolah.
Namun, dengan penghentian sementara ini, sejumlah orang tua mengaku khawatir dan berharap program segera kembali berjalan.
“Anak-anak sudah terbiasa makan dari program itu. Kami berharap jangan lama-lama berhentinya, karena sangat membantu,” ujar salah satu orang tua siswa di Tangsel.
Pihak MBG Banten memastikan, begitu dana dari BGN kembali tersalurkan, program makan bergizi gratis akan segera dilanjutkan tanpa mengurangi kualitas layanan kepada siswa.
(*/Rif)






