publicindonesia.com | KARAWANG — Sebuah pesawat kecil jenis Cessna milik BRO Skydive Indonesia dilaporkan melakukan pendaratan darurat di area persawahan Desa Kertawaluya, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang, pada Jumat (21/11) sekitar pukul 14.00 WIB. Peristiwa ini sontak menghebohkan warga setempat yang pertama kali melihat pesawat berada dalam kondisi tidak stabil sebelum akhirnya terjatuh di tengah sawah.
Menurut keterangan warga, pesawat tampak berputar-putar di udara seolah mengalami gangguan mesin. Tak lama kemudian, pesawat kehilangan ketinggian dan mendarat darurat di lahan persawahan. Warga sekitar langsung berlari menuju lokasi untuk memberikan pertolongan awal sambil menghubungi aparat setempat.
Pesawat yang sedang melakukan penerbangan dari Tangerang menuju Cirebon itu membawa lima awak. Beruntung, seluruh awak pesawat berhasil selamat dan segera dievakuasi oleh warga bersama petugas menuju Puskesmas Tirtamulya untuk mendapatkan pemeriksaan medis.
Tak lama setelah kejadian, petugas gabungan dari Polsek Tirtamulya, Koramil, BPBD Karawang, serta Pemerintah Kecamatan Tirtamulya tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan area dan proses evakuasi bangkai pesawat. Hingga kini, penyebab pasti insiden masih dalam penyelidikan pihak berwenang dan otoritas penerbangan.
Warga yang berada di sekitar lokasi menyebut cuaca saat kejadian cenderung berawan, namun tidak ada hujan. Kecepatan respon masyarakat dan aparat disebut menjadi faktor penting dalam memastikan proses evakuasi berlangsung cepat dan aman.
Hingga berita ini diturunkan, area persawahan tempat mendaratnya pesawat telah dipasang garis pengaman untuk mendukung proses investigasi lebih lanjut. Pemerintah daerah mengimbau warga untuk tidak mendekati area tersebut demi keselamatan dan kelancaran penyelidikan.
(*/Rif)






