Penjualan Seragam Sekolah di Ciputat Tangsel Turun Drastis, Pedagang Keluhkan Omzet Anjlok hingga 60 Persen

oleh -12 Dilihat
Oplus_0

publicindonesia.com | Tangerang Selatan – Menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027, sejumlah pedagang seragam sekolah di kawasan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), mengaku mengalami penurunan omzet yang cukup signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Salah satu pedagang yang merasakan kondisi tersebut adalah Toko DALIMO yang berlokasi di Jalan Haji Usman, Ciputat. Meski aktivitas pembeli mulai terlihat meningkat dalam sepekan terakhir, jumlah pelanggan dinilai masih jauh di bawah periode yang sama pada tahun lalu.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Jumat (10/7/2026), toko-toko perlengkapan sekolah mulai didatangi masyarakat yang mempersiapkan kebutuhan anak menjelang masuk sekolah. Namun, suasana tersebut belum mampu mendongkrak penjualan seperti biasanya.

Pemilik Toko DALIMO, Aziah, mengatakan penjualan seragam sekolah tahun ini mengalami penurunan yang cukup tajam.

“Tahun ini sangat jauh menurun. Biasanya tiga minggu sebelum masuk sekolah para orang tua sudah ramai berbelanja seragam anak-anaknya. Namun tahun ini, toko baru mulai agak ramai dalam satu minggu terakhir menjelang masuk sekolah. Kalau dibandingkan tahun lalu, penurunannya sekitar 60 persen,” ujar Aziah.

Menurut Aziah, melemahnya daya beli masyarakat menjadi salah satu penyebab utama turunnya omzet penjualan. Selain itu, perubahan pola belanja masyarakat yang kini lebih memilih berbelanja melalui platform daring (online) turut berdampak pada berkurangnya jumlah pembeli yang datang langsung ke toko.

Ia berharap kondisi ekonomi masyarakat dapat segera membaik sehingga penjualan seragam sekolah kembali meningkat dan mampu menggerakkan roda perekonomian para pelaku usaha kecil.

Para pedagang juga berharap momentum tahun ajaran baru masih dapat mendongkrak penjualan dalam beberapa pekan ke depan, mengingat masih ada orang tua yang membeli perlengkapan sekolah mendekati hari pertama masuk sekolah.

Turunnya omzet penjualan seragam sekolah di Ciputat menjadi gambaran bahwa sektor usaha ritel masih menghadapi tantangan di tengah perubahan perilaku konsumen dan kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih. Meski demikian, para pedagang tetap optimistis penjualan akan terus bergerak hingga seluruh kegiatan belajar mengajar kembali berlangsung.

(*/Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.