Pendampingan Psikologis Jadi Fokus Usai Insiden Murid Bergelantungan di Lantai 3 SDN Pondok Benda 01

oleh -466 Dilihat

publicindonesia.com | Tangerang Selatan, 25 September 2025 – Sebuah kejadian yang sempat membuat heboh publik terjadi di SDN Pondok Benda 01, Pamulang, Tangerang Selatan. Seorang murid kelas 5 berinisial F (12) hampir terjatuh dari lantai 3 gedung sekolah setelah nekat bergelantungan di luar jendela kelas. Beruntung, aksi cepat seorang temannya menyelamatkan F dari insiden yang nyaris berakibat fatal itu.

Peristiwa terjadi pada Rabu (24/9/2025) sekitar pukul 14.00 WIB dan terekam dalam sebuah video yang kemudian viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terdengar teriakan histeris warga dan siswa yang menyaksikan langsung di sekitar sekolah.

Dari informasi yang dihimpun, aksi tersebut dilakukan F karena merasa kesal saat diminta mengerjakan tugas di papan tulis. Bahkan, F diketahui sebelumnya pernah melakukan tindakan serupa di kelas berbeda.

Respons Cepat Pemerintah Kota Tangsel

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan, Deden Deni, menegaskan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat melakukan penanganan bersama pihak sekolah. Dinas juga berkoordinasi dengan DP3AP2KB Kota Tangsel untuk memberikan pendampingan psikologis kepada F.

“Saat kejadian, murid-murid sedang mengerjakan tugas di kelas. Namun, kami masih mendalami penyebab utama yang membuat F marah dan melakukan aksi tersebut,” jelas Deden usai meninjau lokasi pada Kamis (25/9/2025).

Deden menambahkan bahwa kondisi psikologis anak menjadi prioritas utama. “Saat ini F beristirahat di rumah dan belum masuk sekolah. Rencananya, ia akan kembali belajar pada hari Senin mendatang. Selama masa istirahat, kami bersama pihak sekolah terus melakukan pemantauan dan memberikan pendampingan dengan melibatkan orang tua agar kondisi mentalnya pulih,” ujarnya.

Prioritaskan Kesejahteraan Psikologis Anak

Kasus ini menjadi perhatian serius, mengingat pentingnya kesehatan mental siswa di lingkungan pendidikan. Pemerintah Kota Tangerang Selatan berkomitmen untuk memastikan keamanan sekaligus kenyamanan belajar anak-anak, baik dari sisi akademis maupun psikologis.

“Insiden ini menjadi pelajaran berharga bahwa perhatian terhadap kondisi mental anak sama pentingnya dengan pembelajaran di kelas. Kami ingin seluruh siswa merasa aman, nyaman, dan mendapat dukungan penuh dari sekolah maupun orang tuanya,” tegas Deden.

Dengan langkah cepat dan koordinasi lintas dinas, Pemkot Tangsel berharap kejadian serupa tidak terulang dan para siswa dapat kembali fokus belajar dalam suasana yang sehat, aman, dan positif.

(*/Rif)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.