Mapala STACIA UMJ Gelar Pelatihan Rock Climbing di Tebing Klapanunggal Bogor, Peserta Dibekali Teknik Multi-Pitch dan Keselamatan Panjat Tebing

oleh -20 Dilihat

publicindonesia.com | Bogor – Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) STACIA Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) menggelar materi Rock Climbing (Natural Climbing) pada Rabu, 29 Juli 2026, di Tebing Klapanunggal, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pendidikan dan pelatihan anggota Mapala STACIA UMJ untuk meningkatkan kemampuan teknis panjat tebing alam sekaligus memperkuat pemahaman prosedur keselamatan.

Sebanyak 10 peserta mengikuti pelatihan tersebut dengan didampingi instruktur dan senior yang telah berpengalaman di bidang panjat tebing. Lokasi Tebing Klapanunggal dipilih karena memiliki karakteristik medan yang dinilai sesuai untuk pembelajaran teknik dasar hingga lanjutan dalam pemanjatan tebing alami.

Ketua pelaksana kegiatan menjelaskan bahwa materi tidak hanya berfokus pada teknik dasar rock climbing, tetapi juga memperkenalkan multi-pitch rock climbing, yakni teknik pemanjatan bertahap pada jalur yang memiliki lebih dari satu pitch atau etape pemanjatan. Teknik ini menuntut kerja sama dua orang pemanjat dalam satu tim.

Dalam praktiknya, pemanjat pertama atau leader memulai pemanjatan sambil memasang titik-titik pengaman hingga mencapai belay station. Setelah berada dalam posisi aman, leader kemudian membelay pemanjat kedua (second/follower) dari atas. Pemanjat kedua selanjutnya memanjat jalur yang sama sambil melepaskan perlengkapan pengaman yang telah dipasang sebelumnya hingga keduanya berada pada belay station yang sama. Proses tersebut diulang pada setiap pitch sampai seluruh jalur pemanjatan berhasil diselesaikan.

Selain praktik lapangan, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai penggunaan peralatan panjat, sistem pengamanan, komunikasi antarpemanjat, serta standar keselamatan dalam aktivitas panjat tebing alam.

Menurut panitia, pelaksanaan materi ini bertujuan untuk membekali peserta dengan kemampuan teknis dalam melakukan pemanjatan secara aman, meningkatkan komunikasi dan kerja sama tim, serta melatih penguasaan penggunaan peralatan sesuai standar keselamatan panjat tebing.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta mampu memahami dan menerapkan teknik rock climbing dan multi-pitch rock climbing dengan baik sebagai bekal dalam kegiatan ekspedisi maupun aktivitas kepencintaalaman di masa mendatang,” ujar salah satu panitia kegiatan.

Kegiatan pelatihan di Tebing Klapanunggal ini menjadi salah satu upaya Mapala STACIA UMJ dalam mencetak anggota yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga disiplin terhadap prosedur keselamatan dan mampu bekerja sama dalam menghadapi tantangan di alam bebas.

(*/Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.