Diduga Tak Ikuti SOP, Proyek Pembangunan SDN Keluhkan Warga, Jalan WR Supratman Dipenuhi Tanah dan Debu

oleh -15 Dilihat
Oplus_0

publicindonesia.com | TANGSEL — Aktivitas proyek pembangunan gedung sekolah di wilayah Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, dikeluhkan warga dan pengguna Jalan WR Supratman. Material tanah yang diduga terbawa kendaraan proyek membuat permukaan jalan menjadi kotor dan berdebu, (1/10).

Warga menilai kondisi tersebut cukup mengganggu kenyamanan pengguna jalan, terutama saat kendaraan melintas dan debu beterbangan. Mereka mempertanyakan pengelolaan kebersihan di sekitar lokasi proyek, khususnya setelah kendaraan proyek keluar-masuk area pembangunan.

“Kalau kendaraan proyek keluar, tanahnya terbawa ke jalan. Akhirnya jalan jadi kotor dan ketika banyak kendaraan lewat, debunya beterbangan,” keluh salah seorang warga.

Menurut warga, kondisi jalan seharusnya segera dibersihkan apabila terdapat tanah atau material yang tercecer akibat aktivitas proyek. Hal tersebut dinilai penting untuk menjaga kenyamanan sekaligus keselamatan pengguna jalan.

Warga juga mempertanyakan apakah pelaksanaan proyek telah menjalankan prosedur operasional standar (SOP), khususnya terkait kebersihan jalan dan pengendalian dampak aktivitas proyek terhadap lingkungan sekitar.

Proyek bernilai lebih dari Rp20 miliar

Berdasarkan papan informasi proyek yang terlihat di lokasi, pekerjaan tersebut mencantumkan nama “Pembangunan Gedung dan Sarana Prasarana SDN Ciputat 06”. Proyek menggunakan sumber dana APBD Kota Tangerang Selatan Tahun Anggaran 2026 dengan nilai SPK tercantum sebesar Rp20.796.305.194.

Papan proyek juga mencantumkan pelaksana PT Bengkel Kreatif Utama dengan waktu pelaksanaan selama 143 hari kalender.

Dengan nilai pekerjaan yang cukup besar, warga berharap pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait memperhatikan tidak hanya progres pembangunan, tetapi juga dampak aktivitas proyek terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

“Harapannya jalan segera dibersihkan. Jangan sampai warga dan pengguna jalan yang terkena dampaknya,” ujar warga.

Warga berharap pengawasan terhadap proyek tersebut dapat ditingkatkan sehingga kegiatan pembangunan tetap berjalan, namun kebersihan, keamanan dan kenyamanan masyarakat di sekitar lokasi juga terjaga.

(*/Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.