Demokrat Tangsel Gelar ‘Langit Biru Indonesia Asri’ di Situ Gintung, Ajak Warga Peduli Lingkungan

oleh -61 Dilihat
oplus_1026

Publicindonesia.com | TANGERANG SELATAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar gerakan “Langit Biru Indonesia Asri” di kawasan Situ Gintung, Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-25 Partai Demokrat sekaligus bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Melalui gerakan ini, Demokrat Tangsel mengajak masyarakat menjaga kebersihan, kelestarian situ, saluran air, ruang terbuka hijau serta kawasan resapan air.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Tangsel Julham Firdaus mengatakan, peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat tidak hanya dilakukan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“HUT ke-25 Partai Demokrat tidak hanya kita rayakan dengan kegiatan seremonial, tetapi juga dengan aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui Langit Biru Indonesia Asri, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, khususnya kawasan Situ Gintung,” ujar Julham.

oplus_1026

Menurut Julham, persoalan lingkungan tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, komunitas, dunia pendidikan, organisasi kemasyarakatan dan seluruh pemangku kepentingan.

“Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Kita ingin membangun kesadaran bahwa kebersihan sungai, saluran air, situ dan ruang terbuka harus menjadi gerakan bersama. Dari Situ Gintung kita mulai gerakan kecil yang mudah-mudahan memberikan dampak besar bagi Tangerang Selatan,” katanya.

Mengenang Sejarah Tragedi Situ Gintung

Pemilihan Situ Gintung sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Kawasan ini memiliki nilai sejarah penting bagi masyarakat Tangerang Selatan, terutama terkait tragedi jebolnya tanggul Situ Gintung pada 27 Maret 2009.

Peristiwa tersebut menyebabkan banjir bandang yang menelan korban jiwa dan menghancurkan sejumlah rumah warga di sekitar kawasan Situ Gintung.

Dalam kegiatan “Langit Biru Indonesia Asri”, peserta mendapatkan pemaparan mengenai sejarah dan bencana Situ Gintung yang disampaikan oleh Tomi dari Balai Besar Ciliwung Cisadane.

Materi tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga kawasan situ, daerah resapan, saluran air serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap mitigasi bencana.

Julham menjelaskan, lokasi Situ Gintung juga memiliki kaitan historis dengan kepedulian Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang pernah turun langsung meninjau lokasi pascatragedi Situ Gintung.

Menurutnya, kepedulian tersebut menjadi salah satu semangat bagi kader Demokrat untuk terus merespons persoalan masyarakat, termasuk dalam isu lingkungan dan kebijakan publik yang berpihak kepada kepentingan warga.

Iti Jayabaya: Gerakan Dilaksanakan Serentak

oplus_1026

Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Banten Hj. Iti Octavia Jayabaya mengatakan, gerakan “Langit Biru Indonesia Asri” merupakan program yang digagas Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia.

Ia menjelaskan, gerakan tersebut merupakan kegiatan sosial yang diwujudkan melalui aksi nyata, seperti bersih-bersih lingkungan, penanaman pohon serta kegiatan sosial lainnya.

“Gerakan Langit Biru Indonesia Asri adalah gerakan bakti sosial. Kita melakukan kegiatan sosial seperti bersih-bersih lingkungan sekitar, penanaman pohon dan kegiatan sosial lainnya dalam rangka HUT Partai Demokrat yang ke-25,” ujar Iti.

Menurut Iti, kegiatan tersebut telah dilaksanakan sejak sekitar satu bulan sebelumnya dan digelar setiap Jumat di berbagai daerah.

Khusus di Provinsi Banten, kegiatan dilaksanakan di delapan titik, sesuai dengan jumlah kabupaten dan kota yang ada di Banten.

“Untuk di Banten ada delapan titik karena ada delapan kabupaten kota. Setiap Jumat kita lakukan di seluruh wilayah. Saya juga berkeliling setiap kabupaten dan kota untuk menyapa pengurus dan berbaur dengan masyarakat,” jelasnya.

Iti menambahkan, DPD Partai Demokrat Banten hadir bersama DPC di setiap daerah untuk mendukung pelaksanaan kegiatan sekaligus memperkuat komunikasi antara pengurus partai dan masyarakat.

Libatkan Pemerintah dan Berbagai Elemen Masyarakat

Kegiatan di Situ Gintung turut dihadiri unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pimpinan kewilayahan Kota Tangerang Selatan.

Di antaranya Camat Ciputat Timur Rastra Yudhatama, S.STP, Lurah Cirendeu Azis Firdaus, perwakilan Kabid Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan, serta Pramuka Tangsel Sachrul.

Selain itu, kegiatan juga melibatkan jajaran Partai Demokrat, organisasi sayap partai, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, akademisi dan masyarakat sekitar.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kelestarian lingkungan di Kota Tangerang Selatan.

Tanam Pohon dan Bersihkan Saluran Air Situ Gintung

Sejumlah rangkaian kegiatan digelar dalam gerakan tersebut. Peserta mengikuti senam bersama, pemaparan sejarah dan bencana Situ Gintung, penanaman pohon secara simbolis hingga aksi bersih-bersih saluran air dan kawasan Situ Gintung.

Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda memperingati HUT Partai Demokrat, tetapi dapat mendorong tumbuhnya kembali budaya gotong royong dalam menjaga lingkungan.

Julham menegaskan, semakin pesatnya pembangunan di Tangerang Selatan harus diimbangi dengan perhatian serius terhadap keberadaan ruang terbuka hijau, situ, pepohonan, daerah resapan dan sistem drainase.

“Dengan semakin padatnya pembangunan di Tangerang Selatan, keberadaan situ, ruang terbuka hijau, pepohonan dan sistem drainase yang baik menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan,” pungkasnya.

Kegiatan “Langit Biru Indonesia Asri” di Situ Gintung kemudian ditutup dengan ramah tamah dan pengundian doorprize.

Melalui kegiatan tersebut, Demokrat Tangsel berharap kepedulian terhadap lingkungan dapat terus tumbuh dan menjadi gerakan bersama masyarakat Tangerang Selatan, khususnya dalam menjaga Situ Gintung sebagai salah satu kawasan penting bagi lingkungan dan resapan air.

(*/Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.