Bocah 8 Tahun di Pamulang Diduga Hanyut Saat Ambil Sandal yang Jatuh ke Kali

oleh -372 Dilihat

Tangerang Selatan, publicindonesia.com  — Musibah memilukan terjadi di wilayah Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Seorang bocah bernama Arfan Mias Ramadhan (8) diduga hanyut terbawa arus deras saat berusaha mengambil sandalnya yang jatuh ke aliran kali, Minggu (26/10) sore.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 15.15 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Arfan bersama teman-temannya tengah bermain di sekitar aliran kali ketika tiba-tiba sandalnya terlepas dan jatuh ke dalam air. Saat mencoba mengambil sandal tersebut, hujan deras yang mengguyur kawasan Pamulang menyebabkan arus kali menjadi deras dan menyeret tubuh korban.

Laporan kejadian baru diterima oleh pihak BPBD Kota Tangerang Selatan sekitar pukul 17.45 WIB. Tim gabungan relawan dan petugas BPBD pun segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pencarian.

Menurut Danton BPBD Tangsel, Dian W, pencarian malam ini difokuskan pada aliran kali dari Perumahan Mahkamah Agung hingga Tandon Bukit Pamulang Indah, Pamulang Barat.
“Untuk malam ini tim masih melakukan penyisiran di area yang bisa dijangkau dengan aman. Sementara pencarian di wilayah rawan dan titik-titik sulit akan dilanjutkan besok pagi,” ujarnya saat briefing tim relawan gabungan.

Korban diketahui tinggal bersama orang tuanya di rumah kontrakan di RW 13, Kelurahan Pamulang Timur, sementara alamat KTP orang tua tercatat di Jl. Kemuning 3 RT 01 RW 06, Kelurahan Pamulang Barat.

Hingga malam ini, proses pencarian masih berlangsung. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, relawan, dan warga sekitar terus berupaya menelusuri setiap sudut aliran kali dengan harapan korban segera ditemukan.

(*/Rif)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.