publicindonesia.com | BOGOR — Peristiwa memilukan menimpa seorang anak laki-laki berusia 7 tahun bernama Fathan, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat bermain di kawasan Perumahan Villa Permata Mas, Bogor. Setelah dua hari dilakukan pencarian, Fathan ditemukan meninggal dunia pada Jumat, 23 Oktober 2026, di dalam sebuah sumur yang tertutup beton.
Lokasi penemuan korban berada di dekat Balai RW, tidak jauh dari rumahnya. Penemuan tersebut mengakhiri pencarian yang dilakukan warga bersama pihak kepolisian sejak Fathan dilaporkan tidak kembali ke rumah pada Rabu, 21 Oktober 2026.
Peristiwa ini menyisakan duka mendalam sekaligus menimbulkan pertanyaan mengenai kronologi kejadian yang menyebabkan bocah tersebut ditemukan meninggal dunia di dalam sumur.
Terakhir Terlihat Bermain di Sekitar Lapangan RW
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Fathan terakhir kali terlihat pada Rabu, 21 Oktober 2026, sekitar pukul 17.00 WIB di sekitar lapangan RW, kawasan Perumahan Villa Permata Mas, Bogor.
Saat itu, Fathan disebut mengenakan baju berwarna biru.
Sekitar pukul 17.30 WIB, kakaknya pulang ke rumah seorang diri. Setelah mengetahui Fathan belum kembali, keluarga mulai menyadari bahwa anak tersebut belum diketahui keberadaannya.
Kekhawatiran pun muncul hingga akhirnya dilakukan pencarian untuk menemukan Fathan.
Warga dan Polisi Lakukan Pencarian
Pencarian dilakukan oleh warga bersama pihak kepolisian di sejumlah lokasi di sekitar perumahan. Area yang disisir meliputi lingkungan tempat tinggal korban hingga kawasan pemakaman.
Upaya pencarian berlangsung sampai akhirnya Fathan ditemukan pada Jumat, 23 Oktober 2026.
Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam sumur yang tertutup beton, berlokasi di dekat Balai RW dan tidak jauh dari rumahnya.
Penemuan tersebut menjadi akhir dari pencarian Fathan yang sebelumnya dilaporkan hilang selama dua hari.
Penyebab Kematian Belum Diketahui
Hingga informasi ini disusun, belum terdapat keterangan lebih lanjut mengenai penyebab korban berada di dalam sumur maupun faktor yang menyebabkan kematiannya.
Kronologi lengkap penemuan, hasil pemeriksaan terhadap lokasi kejadian, serta keterangan resmi dari pihak kepolisian masih diperlukan untuk memberikan gambaran yang utuh mengenai peristiwa tersebut.
Penyebab kematian Fathan tidak dapat disimpulkan hanya berdasarkan lokasi penemuan korban. Diperlukan hasil pemeriksaan dan keterangan resmi dari pihak berwenang untuk memastikan fakta yang sebenarnya.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat mengenai pentingnya memastikan keamanan lingkungan tempat anak-anak bermain, termasuk keberadaan sumur atau lubang yang berpotensi membahayakan keselamatan.
(*/Red)






