Bareskrim Ungkap Dugaan Penyalahgunaan LPG Bersubsidi di Pondok Aren Tangsel, 910 Tabung Diamankan

oleh -15 Dilihat

publicindonesia.com | TANGERANG SELATAN – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri mengungkap dugaan penyalahgunaan LPG bersubsidi di wilayah Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten.

Pengungkapan kasus tersebut dilakukan pada Kamis (17/9/2026). Dalam penindakan itu, polisi mengamankan ratusan tabung LPG berbagai ukuran yang diduga berkaitan dengan praktik penyalahgunaan LPG bersubsidi.

Total terdapat 910 tabung LPG yang diamankan petugas. Rinciannya terdiri dari 560 tabung LPG ukuran 3 kilogram, 12 tabung ukuran 5 kilogram, 318 tabung ukuran 12 kilogram, serta 20 tabung ukuran 50 kilogram.

Selain tabung LPG, penyidik juga menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas tersebut. Barang bukti yang diamankan antara lain 35 regulator, empat unit mobil, dua unit timbangan, serta sejumlah peralatan lainnya.

Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol. Mohammad Irhamni mengatakan, pengungkapan perkara tersebut bermula dari penindakan terhadap seorang tersangka berinisial E alias HB.

Menurut Irhamni, dari penindakan tersebut penyidik kemudian melakukan pengembangan untuk mengungkap dugaan penyalahgunaan LPG bersubsidi yang berada di wilayah Pondok Aren, Tangerang Selatan.

“Kasus ini bermula dari penindakan terhadap E alias HB. Dari pengembangan…”

Keterangan lebih lanjut mengenai modus operandi, peran masing-masing pihak, serta proses hukum terhadap para pihak yang diamankan masih menunggu penjelasan lengkap dari penyidik Bareskrim Polri.

Pengungkapan ini menjadi perhatian karena LPG 3 kilogram merupakan LPG bersubsidi yang diperuntukkan bagi kelompok masyarakat dan sektor tertentu sesuai ketentuan pemerintah. Dugaan penyalahgunaan distribusi LPG bersubsidi dapat berdampak terhadap ketersediaan dan akses masyarakat yang memang berhak memperoleh LPG tersebut.

Dengan diamankannya 560 tabung LPG 3 kilogram dalam perkara ini, penyidik masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian distribusi serta dugaan penyalahgunaan yang terjadi.

(“/Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.