Viral Pelajar SMP Bonceng Tiga Orang di Ciputat Timur, Polsek Lakukan Penelusuran dan Pembinaan

oleh -12 Dilihat

publicindonesia.com  — Video seorang pelajar SMP mengendarai sepeda motor dengan membawa tiga penumpang sekaligus viral di media sosial. Dalam video tersebut, satu sepeda motor ditumpangi empat pelajar yang melintas di wilayah Tangerang Selatan.

Menindaklanjuti video viral tersebut, Polsek Ciputat Timur Polres Tangerang Selatan melakukan langkah mitigasi dengan menelusuri kendaraan dan identitas para pelajar yang terlibat.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Senin, 21 September 2026 sekitar pukul 15.00 WIB di Jalan WR Supratman, Kelurahan Rengas, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan.

Personel Polsek Ciputat Timur kemudian melakukan penelusuran hingga mendatangi kediaman pemilik sepeda motor Honda Vario warna hitam dengan nomor registrasi B-3457-WBA yang terlihat dalam video.

Petugas melakukan klarifikasi kepada pemilik kendaraan dan diketahui bahwa sepeda motor tersebut digunakan oleh anaknya bersama sejumlah teman sekolah.

Polsek Ciputat Timur selanjutnya memanggil para pelajar yang berada dalam video bersama orang tua masing-masing. Ketua RT 07/RW 09, Andi, juga dilibatkan dalam proses klarifikasi, pembinaan dan edukasi.

Pelajar Akui Bonceng Tiga Teman

Dalam klarifikasi tersebut, Muhamad Dafa Aljabar, pelajar kelas VIII SMPN 10 Tangerang Selatan berusia 14 tahun, mengakui dirinya sebagai pengendara sepeda motor yang terlihat dalam video.

Dafa menjelaskan bahwa saat kejadian bahan bakar sepeda motor yang dikendarainya hampir habis dan ia hendak menuju SPBU.

Ia kemudian mengajak tiga orang temannya naik bersama dalam satu sepeda motor dengan alasan agar tidak perlu bolak-balik menjemput teman satu per satu.

Namun, petugas memberikan pemahaman bahwa alasan tersebut tidak dapat menjadi pembenaran untuk mengendarai sepeda motor dengan jumlah penumpang yang melebihi ketentuan.

Petugas menjelaskan bahwa membawa tiga penumpang pada satu sepeda motor dapat mengubah beban dan distribusi berat kendaraan. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi keseimbangan, kemampuan bermanuver hingga pengereman.

Risiko kecelakaan juga menjadi perhatian, mulai dari kendaraan kehilangan keseimbangan, terjatuh saat pengereman maupun ketika menghindari kendaraan lain, hingga risiko cedera terhadap pengendara dan penumpang.

Orang Tua Dilibatkan dalam Pembinaan

Dalam kegiatan tersebut, Polsek Ciputat Timur tidak hanya memberikan teguran kepada para pelajar, tetapi juga melibatkan orang tua atau wali.

Para orang tua diberikan edukasi mengenai pentingnya pengawasan terhadap anak, terutama terkait penggunaan kendaraan bermotor di jalan umum.

Petugas juga mengingatkan bahwa pengoperasian sepeda motor di jalan umum harus memenuhi persyaratan hukum, termasuk ketentuan usia dan kepemilikan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Para pelajar dan orang tua kemudian membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut.

Selain itu, dibuat pula video klarifikasi sekaligus pesan edukasi agar kejadian serupa tidak ditiru oleh pelajar maupun masyarakat lainnya.

Polisi Tekankan Keselamatan Berlalu Lintas

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq melalui jajarannya menekankan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah mitigasi dan pembinaan, bukan sekadar penanganan setelah video menjadi viral.

Petugas menyampaikan pesan kepada para pelajar agar memahami bahwa tertib berlalu lintas merupakan bagian dari upaya menjaga keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

“Adik-adik, tertib berlalu lintas bukan semata-mata karena takut kepada polisi, tetapi karena kita menghargai keselamatan diri sendiri, teman, keluarga dan pengguna jalan lainnya,” pesan petugas kepada para pelajar.

Petugas juga mengingatkan agar alasan ingin cepat atau tidak ingin bolak-balik menjemput teman tidak menjadi alasan untuk mengambil risiko di jalan raya.

“Satu sepeda motor cukup untuk pengendara dan satu penumpang. Keselamatan harus menjadi pilihan utama,” tegas pesan edukasi tersebut.

Identitas Pelajar

Dalam laporan kepolisian, kendaraan yang digunakan adalah Honda Vario warna hitam dengan nomor registrasi B-3457-WBA.

Pengendara dan tiga penumpang merupakan pelajar kelas VIII SMPN 10 Tangerang Selatan. Polisi telah melakukan klarifikasi terhadap seluruh pelajar dan orang tua mereka.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Ciputat Timur menyatakan identitas pengendara, penumpang dan kendaraan yang terdapat dalam video telah berhasil diketahui.

Para pelajar juga telah diberikan pemahaman mengenai risiko keselamatan akibat membawa penumpang melebihi ketentuan.

Polsek Ciputat Timur berharap pembinaan tersebut dapat mencegah kejadian serupa terulang sekaligus meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas di kalangan pelajar.

Kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif.

(*/Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.