publicindonesia.com | Pondok Aren – Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Kelurahan Pondok Kacang Barat, Kecamatan Pondok Aren, menjadi momentum strategis untuk mengevaluasi sekaligus mengakselerasi berbagai usulan warga yang belum tuntas, terutama terkait persoalan lingkungan, pengelolaan sampah, dan infrastruktur drainase.
Kegiatan perencanaan ini menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam mendorong pembangunan yang lebih responsif, berkelanjutan, dan berbasis kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah rawan genangan dan penumpukan sampah.
Wakil Wali Kota Tekankan Perubahan Pola Penanganan Sampah
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, S.T., M.Ars, menegaskan bahwa penanganan sampah tidak bisa lagi dilakukan dengan cara konvensional. Ia mendorong perubahan sistemik dari hulu hingga hilir.
“Kita tidak boleh lagi bekerja dengan pola biasa dalam menangani sampah. Saya menekankan pentingnya optimalisasi penanganan sampah dari hulu ke hilir melalui penguatan TPS3R serta digitalisasi sistem pengangkutan sampah,” ujar Pilar.
Selain persoalan sampah, Pilar juga menyoroti masih adanya titik-titik drainase yang belum terakomodasi secara menyeluruh dalam sistem pembuangan air.
“Untuk drainase yang belum terakomodir, saya instruksikan dinas terkait melakukan pemetaan ulang, agar tidak ada lagi wilayah yang terlewat dalam sistem drainase makro maupun mikro,” tegasnya.
Camat Pondok Aren Dorong Prioritas Drainase dan Antisipasi Banjir
Sementara itu, Camat Pondok Aren, Hendra, S.H., M.Si, menyampaikan bahwa aspirasi masyarakat terkait genangan air dan sampah masih menjadi pekerjaan rumah yang harus dituntaskan melalui perencanaan yang tepat sasaran.
“Kami mendengar dengan seksama bahwa masalah genangan dan penumpukan sampah masih terjadi di beberapa titik. Musrenbang dan RKPD ini menjadi ajang memastikan usulan drainase yang sempat tertunda kembali masuk dalam skala prioritas utama,” jelas Hendra.
Ia berharap pembangunan di Pondok Aren tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan fisik, tetapi juga menciptakan lingkungan yang nyaman dan bebas banjir.
“Kita ingin Pondok Aren tumbuh secara fisik, sekaligus menjadi wilayah yang nyaman, sehat, dan bebas dari ancaman banjir,” tambahnya.
Fokus Utama RKPD 2027 Pondok Kacang Barat
Dalam penyusunan RKPD 2027 ini, terdapat sejumlah fokus utama yang menjadi perhatian pemerintah daerah, di antaranya:
Revitalisasi Manajemen Sampah
Mendorong kemandirian lingkungan dalam pengelolaan limbah rumah tangga melalui penguatan TPS3R dan partisipasi warga.
Perbaikan dan Pemetaan Ulang Drainase
Menjamin seluruh wilayah terintegrasi dalam sistem drainase makro dan mikro untuk mencegah genangan dan banjir.
Pendekatan Berbasis Data dan Digitalisasi
Optimalisasi teknologi dalam pengangkutan sampah dan pemantauan infrastruktur lingkungan.
Melalui RKPD 2027, Pemerintah Kota Tangerang Selatan berharap seluruh usulan masyarakat dapat terakomodasi secara tepat, sehingga pembangunan di Kelurahan Pondok Kacang Barat berjalan lebih inklusif, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan warga.
(*/Rif)






